Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tammy Abraham, Si Anak Cobham yang Bersinar di Kota Abadi

Kompas.com - 24/01/2022, 13:20 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - Tammy Abraham terus menunjukkan sinarnya di Kota Abadi. Menjadi andalan lini depan AS Roma, striker didikan akademi Chelsea itu sukses mengemas 12 gol dari 12 penampilan terakhir di semua kompetisi.

AS Roma memboyong Tammy Abraham dari Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Abraham yang lahir di Camberwell, London Selatan, merupakan jebolan akademi Chelsea seangkatan Declan Rice dan Mason Mount.

Abraham bergabung dengan akademi Chelsea pada 2004, saat usianya baru delapan tahun.

Ia menghabiskan lebih dari 10 tahun menimba ilmu sepak bola di pusat pelatihan Chelsea, The Cobham Training Centre, sebelum menembus skuad utama The Blues pada musim 2015-2016.

Baca juga: Janji Cinta Mourinho, Tak Mau Tukar Roma untuk Everton

Abraham meninggalkan klub masa kecilnya usai ditebus AS Roma seharga 40 juta euro atau sekitar Rp 648,9 miliar pada 2021 lalu.

AS Roma yang dilatih Jose Mourinho mendatangkan Tammy Abraham untuk menggantikan Edin Dzeko yang hengkang ke Inter Milan.

Kembali Tajam bersama Pasukan Serigala Ibu Kota

Abraham sempat menunjukkan potensi besarnya sebagai striker masa depan Inggris ketika mencetak 15 gol bagi Chelsea di Premier League musim 2019-2020.

Namun, pada musim berikutnya, ketajaman Abraham menurun dengan hanya membukukan enam gol dari 22 pertandingan liga.

Langkah Chelsea memulangkan Romelu Lukaku membuat Tammy Abraham tersisih.

Abraham pun memilih menerima pinangan AS Roma dan membantu proyek Jose Mourinho di Kota Abadi.

"Jose memberi tahu saya untuk menjadi monster! Saya pikir salah satu hal yang dia katakan adalah bahwa saya pemain bagus dan harus menunjukkan agresivitas sebagai striker seiring bertambahnya usia," ungkap Abraham, seperti dikutip Express, November tahun lalu.

Baca juga: Kuasa Jose Mourinho, Tak Ada yang Boleh Tonton Latihan AS Roma!

Tammy Abraham yang kini berusia 24 tahun menambahkan, perpindahan dari Inggris ke Italia bukanlah hal yang mudah.

Sebab, berada di negeri orang membuatnya harus bisa cepat beradaptasi.

"Selalu sulit ketika Anda pindah ke negara yang berbeda dan dengan budaya berbeda," tutur Abraham.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Keseruan Red Sparks Vs Indonesia All Star, Tukar Pemain-Pelatih dan Peran Hakim Garis

Sports
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Lewati Man City-Liverpool

Liga Inggris
Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Man City Singkirkan Chelsea, Guardiola Kecam Jadwal, Singgung Man United

Liga Inggris
Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Hany Senang Lawan Red Sparks, Kaget Megawati Main di Indonesia All Star

Sports
Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Hasil Wolves Vs Arsenal, Gol Pengujung Babak Bawa Gunners ke Puncak

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Chelsea 1-0, The Blues Boros Peluang, Juara Bertahan ke Final

Hasil Man City Vs Chelsea 1-0, The Blues Boros Peluang, Juara Bertahan ke Final

Liga Inggris
HT Man City Vs Chelsea 0-0, Jackson Lewatkan Peluang Emas

HT Man City Vs Chelsea 0-0, Jackson Lewatkan Peluang Emas

Liga Inggris
Line Up dan Link Streaming Piala FA Man City vs Chelsea, Haaland Menghilang

Line Up dan Link Streaming Piala FA Man City vs Chelsea, Haaland Menghilang

Liga Inggris
Hasil Red Sparks vs Indonesia All Star 3-2, Megawati Ucapkan Terima Kasih

Hasil Red Sparks vs Indonesia All Star 3-2, Megawati Ucapkan Terima Kasih

Sports
Hasil dan Klasemen Liga 1, Bali United Menang Dramatis, Dewa Jaga Asa

Hasil dan Klasemen Liga 1, Bali United Menang Dramatis, Dewa Jaga Asa

Liga Indonesia
SBY Ramaikan Laga Red Sparks Vs Indonesia All StarĀ 

SBY Ramaikan Laga Red Sparks Vs Indonesia All StarĀ 

Sports
Jelang Yordania Vs Indonesia, Skuad Garuda Muda Analisis Laga Lawan

Jelang Yordania Vs Indonesia, Skuad Garuda Muda Analisis Laga Lawan

Timnas Indonesia
Hasil Persib Vs Persebaya 3-1, Alasan Bojan Hodak Bahagia

Hasil Persib Vs Persebaya 3-1, Alasan Bojan Hodak Bahagia

Liga Indonesia
Demam Megawati, Fan Habiskan Rp 13 Juta demi Nonton Red Sparks

Demam Megawati, Fan Habiskan Rp 13 Juta demi Nonton Red Sparks

Sports
Hasil Liga 1: Persik Vs Persita Seri, Bhayangkara FC Degradasi

Hasil Liga 1: Persik Vs Persita Seri, Bhayangkara FC Degradasi

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com