Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuda-kuda: Pengertian dan Fungsi

Kompas.com - 11/12/2021, 23:00 WIB
Mochamad Sadheli

Penulis

KOMPAS.com - Sikap kuda-kuda diperlukan untuk mempersiapkan diri dalam melakukan sesuatu baik sebelum menyerang atau menerima serangan lawan.

Di dunia olahraga, sikap kuda-kuda hampir selalu ada. Seperti pada basket, voli, pencak silat, dsb.

Pada bola voli misalnya, sikap kuda-kuda terlihat ketika pemain sedang memperagakan gerakan passing bawah.

Kemudian pada cabang olahraga pencak silat, sikap kuda-kuda dijelaskan lebih rinci hingga menjadi beberapa jenis.

Baca juga: Filosofi Pencak Silat

Pengertian Kuda-kuda

Istilah "kuda-kuda" berasal dari kata "kuda", yang berarti posisi kaki seperti orang menunggang kuda.

Suatu teknik memperlihatkan kaki dalam keadaan statis disebut kuda-kuda.

Kuda-kuda merupakan sikap pokok dalam olahraga bela diri. Namun demikian, sikap tersebut juga banyak dijumpai pada cabor lain.

Bentuk kaki biasanya sedikit menekuk dan pantat turun ke bawah.

Baca juga: Pola Langkah dalam Pencak Silat

Fungsi Kuda-kuda

Kuda-kuda adalah teknik yang memperlihatkan sikap kedua kaki dalam keadaan statis.

Sikap kuda-kuda berfungsi untuk mempersiapkan diri, khususnya keseimbangan badan, dalam segala kondisi.

Kuda-kuda juga digunakan sebagai latihan dasar pencak silat memperkuat otot-otot kaki.

Kegunaan dari gerakan kuda-kuda dalam pencak silat di antaranya ialah untuk mempertahankan posisi tubuh seorang pemain pencak silat sendiri baik ketika dia hendak menyerang maupun ketika dia hendak menangkis serangan lawan.

Kuda-kuda juga bisa menjadi dasar titik tolak serangan si pemain.

Baca juga: Mengenal Olahraga Asli Indonesia, Pencak Silat

Jenis Kuda-kuda dalam Pencak Silat

Mengutip modul Jurus Menghadapi Lawan (Pencak Silat) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada enam jenis kuda-kuda, yakni:

  1. Kuda-kuda Belakang
  2. Kuda-kuda Depan
  3. Kuda-kuda Samping
  4. Kuda-kuda Silang Depan
  5. Kuda-kuda Silang Belakang
  6. Kuda-kuda Tengah

Penjelasan selanjutnya dapat diakses melalui artikel berikut >>> klik di sini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com