Kompas.com - 11/12/2021, 09:00 WIB


KOMPAS.com - Pada akhir pekan lalu sepak bola Inggris bersatu memberikan penghormatan untuk seorang anak bernama Arthur Labinjo-Hughes.

Ya, laga-laga sepak bola Premier League dan Divisi Championship sempat terhenti di menit ke-6 karena memberi penghormatan untuk Arthur Labinjo-Hughes.

Seluruh suporter pendukung klub Inggris yang hadir di stadion memberi penghormatan untuk Arthur dengan tepuk tangan.

Bahkan laga seperti Everton vs Arsenal, West Ham vs Chelsea, dan beberapa laga lainnya di Premier League dan Divisi Championship sempat terhenti saat menit ke-6 hanya untuk bertepuk tangan dengan gambar Arthur terpampang di giant screen.

Baca juga: Sejarah Man United, Kisah Anjing dan Kado Seorang Gadis

Lantas siapa anak bernama Arthur Labinjo-Hughes?

Dilansir dari KOMPAS TV, Arthur Labinjo-Hughes adalah anak berusia enam tahun yang terbunuh akibat kekerasan fisik yang dilakukan oleh kekasih ayah kandungnya, Emma Tustin.

Bocah penggemar klub sepak bola Birmingham City itu ditemukan terbunuh pada 16 Juni 2020 lalu.

Ia mengalami cedera kepala berat dari kekejaman kekasih ayahnya kandungnya tersebut.

Baca juga: Ketika Wonderwall Mengalahkan Lagu Kebangsaan Manchester City

Tustin dilaporkan melakukan serangan fatal saat merawat Arthur di rumahnya di Cranmore Road, Solihull, mengguncangnya dengan keras dan berulang kali membenturkan kepalanya.

Selain itu, Tustin juga membiarkan Arhtur kelaparan dan kekuarangan air.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.