SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino menyebut bahwa negara-negara Asia Tenggara bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
"Pertama, Asia Tenggara memiliki populasi 650 juta jiwa," kata Infantino saat meresmikan hasil renovasi Stadion Jalan Besar, Singapura, Minggu (5/12/2021).
Stadion Jalan Besar adalah markas besar Federasi Sepak Bola Singapura (FAS).
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) menjadi salah satu spot favorit di Jakarta untuk berolahraga di malam hari.Baca juga: Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022
FIFA berkontribusi hingga 2,53 juta dollar AS atau sekitar Rp 36,432 miliar untuk renovasi tersebut.
Infantino juga mengatakan bahwa alasan kedua untuk pilihan tuan rumah pada 2034 berlandaskan fakta bahwa perekonomian kawasan Asia Tenggara terbilang mumpuni.
"Ketiga, Asia Tenggara punya hasrat besar di sepak bola," ujarnya.
Timnas Indonesia akan melakoni tiga laga Piala AFF 2020 melawan Kamboja, Laos, dan Vietnam, di Bishan Stadium.Ketiga alasan itu, kata Infantino, bisa menjadi modal untuk penawaran ke FIFA.
Infantino menyebut, perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2023 di Indonesia adalah penyelenggara kali kedua oleh Asia Tenggara untuk perhelatan akbar sepak bola dunia.
Sebelumnya, pada 1997, Malaysia pernah menjadi tuan rumah.
Petugas merapikan lapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 22 Juli 2018. Informasi terkini menunjukkan bahwa Singapura sudah memulai ambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia pada programnya Maret 2021.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.