Kompas.com - 24/11/2021, 10:40 WIB
Atlet tolak peluru sedang melakukan tolakan. Foto: IAAF (worldathletics.org) www.worldathletics.orgAtlet tolak peluru sedang melakukan tolakan. Foto: IAAF (worldathletics.org)

KOMPAS.com - Cabang tolak peluru mengacu pada gerak melempar atau menolak peluru berupa bola besi bulat menggunakan satu tangan dari area tertentu.

Sasaran atlet tolak peluru adalah mencatatkan jarak lontaran terjauh, seusai melakukan lemparan atau tolakan menuju area pendaratan.

Guna mencatatkan jarak lontaran terjauh atau mendapat hasil maksimal, setiap atlet memiliki teknik beragam ketika melakukan lemparan peluru yakni gaya spin, glide, maupun ortodoks.

Selain bisa memilih teknik yang akan dipilih, atlet juga perlu memahami bagian mana yang berpengaruh dalam tolakan.

Baca juga: Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru dengan Awalan Mundur

Pada cabang tolak peluru, bagian yang sangat berpengaruh dalam hasil tolakan adalah otot lengan.

Kekuatan otot lengan menjadi salah satu kunci bagi atlet untuk mendapat hasil maksimal saat melakukan lemparan atau tolakan menuju area pendaratan.

Jika power otot lengan kurang maksimal, tentu saja hasil tolakan tidak akan menuju area pendaratan.

Oleh karena itu, setiap atlet tentu saja harus melakukan latihan agar kekuatan otot lengan dapat meningkat.

Baca juga: Aturan Tolak Peluru

Latihan yang perlu dilakukan seorang atlet tolak peluru untuk mendapatkan tolakan yang jauh ialah heavy bag thrust.

Jenis latihan satu ini membutuhkan sebuah karung tinju yang digantung memakai tali atau kabel yang melibatkan otot trisep, pectorals, deltoid, biceps, trapezius, abdominal, obliges, dan otot pinggul ekstensor.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.