Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bogor Tuan Rumah Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior

Kompas.com - 20/11/2021, 23:10 WIB
Josephus Primus

Penulis

BOGOR, KOMPAS.com - Bogor akan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional angkat besi remaja dan junior pada 21-24 November 2021.

"Ini adalah kejuaraan angkat besi yang baru pertama kali digelar sejak pandemi Covid-19," kata pernyataan resmi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Sabtu (20/11/2021).

Baca juga: Dipertandingkan Kali Pertama pada Olimpiade 1896, Angkat Besi Tersandung Doping sejak 1920

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Sonny Kasiran, kejuaraan ini diikuti 160 atlet.

Atlet cabang olah raga angkat besi asal Jawa Barat, Susi Susanti. ANTARA/HO-Humas PB PON XX Papua Atlet cabang olah raga angkat besi asal Jawa Barat, Susi Susanti.

Dari jumlah itu, ada 79 atlet remaja dan 81 atlet junior.

"Ini merupakan program pembinaan kami," kata Sonny.

Lantaran alasan pandemi, peserta kejuaraan nasional (kejurnas) ini hanya dibatasi delapan atlet dari setiap pengurus provinsi.

Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah melakukan angkatan saat sesi latihan di Arena Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Cantika akan bertanding dalam kelas 49 Kg putri Olimpiade Tokyo 2020 pada Sabtu 24 Juli 2021. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.SIGID KURNIAWAN Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah melakukan angkatan saat sesi latihan di Arena Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Kamis (22/7/2021). Cantika akan bertanding dalam kelas 49 Kg putri Olimpiade Tokyo 2020 pada Sabtu 24 Juli 2021. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Kepala Bidang Prestasi PABSI Hadi Wihardja dalam kesempatan itu menyebut kejurnas akan menjadi lumbung atlet pelapis yang bisa menggantikan atlet putri Windy Cantika Aisah yang kini menjadi atlet pelatnas.

Hadi Wihardja menyebut kejurnas juga akan menghasilkan banyak rekor baru dari angkatan snatch serta clean and jerk maupun total angkatan.

Tangkapan layar pada webinar, Jumat (1/10/2021), memulai debut di PON XX Papua 2021, lifter putri asal Jawa Timur Diska Rufa Misana akan bersaing di nomor 87 kilogram putri.
Kompas.com/JOSEPHUS PRIMUS Tangkapan layar pada webinar, Jumat (1/10/2021), memulai debut di PON XX Papua 2021, lifter putri asal Jawa Timur Diska Rufa Misana akan bersaing di nomor 87 kilogram putri.

Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2021 mempertandingkan 14 kelas yakni 7 putri dan 7 putra baik kategori remaja maupun junior.

"Kami menerjunkan tim pemandu bakat pada kejurnas ini," ucap Hadi Wihardja.

Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).MOHD RASFAN Nurul Akmal mewakili Indonesia di angkat besi nomor +87 kg putri. Wanita asal Aceh itu berada di posisi kelima usai menyelesaikan total angkatan 256 kg (115 kg snatch serta 141 kg clean and jerk).

Untuk remaja putri ada laga kelas 40 kilogram hingga +64 kilogram.

Di kelompok remaja putra ada kelas 49 kilogram hingga +81 kilogram.

Atlet angkat besi asal Blora, Siti Nafisatul Hariroh memamerkan sejumlah medali yang diraihnya saat ditemui di rumahnya, Kelurahan Kauman, Blora, Sabtu (16/10/2021)KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA Atlet angkat besi asal Blora, Siti Nafisatul Hariroh memamerkan sejumlah medali yang diraihnya saat ditemui di rumahnya, Kelurahan Kauman, Blora, Sabtu (16/10/2021)

Kemudian, di kelompok junior putri ada kelas 45 kilogram hingga +71 kilogram.

Ada juga pertandingan kelas 55 kilogram dan +89 kilogram putra di kelompok junior putra.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com