Kompas.com - 31/10/2021, 21:17 WIB

 

LONDON, KOMPAS.com - Britania Raya sudah menyiapkan diri untuk berlaga di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Kontingen Britania Raya, sementara itu, berharap hadir pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2024 dengan kondisi para atlet yang sudah komplet vaksinasi mereka.

Baca juga: Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Sudah Uji Coba Dua Cabor

"Kami membawa 57 atlet," kata Chef de Mission (CdF) Britania Raaya Georgie Harland.

A shuttlecock flies in front of the Olympic rings logo during the women's singles badminton round of 16 match between Japan's Akane Yamaguchi and South Korea's Kim Ga-eun during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 29, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP)AFP/PEDRO PARDO A shuttlecock flies in front of the Olympic rings logo during the women's singles badminton round of 16 match between Japan's Akane Yamaguchi and South Korea's Kim Ga-eun during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 29, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP)

Panitia Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 memang tidak mewajibkan vaksinasi bagi para atlet dan ofisial.

Kendati demikian, mereka yang belum divaksinasi dan berpartisipasi wajib melakukan karantina selama 21 hari.

"Dalam pengecualian, karantina itu harus ditinjau kasus per kasus karena alasan medis," ucapnya.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Pengalaman Britania Raya menunjukkan bahwa pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, beberapa atlet berangkat ke Tokyo tanpa mendapat vaksinasi sebelumnya.

Georgie Harland mengatakan bahwa informasi dari intelijen Britania Raya menunjukkan bahwa sebagian besar atlet yang akan bertanding di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Penari tampil di depan jam hitung mundur yang menunjukkan 100 hari menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, di Taman Olimpiade di Beijing, China, Rabu (27/10/2021). Penyebaran Covid-19 di China kembali menjadi peringatan setelah klaster baru terkait sekelompok wisatawan ditemukan 17 Oktober lalu.AFP/NOEL CELIS Penari tampil di depan jam hitung mundur yang menunjukkan 100 hari menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, di Taman Olimpiade di Beijing, China, Rabu (27/10/2021). Penyebaran Covid-19 di China kembali menjadi peringatan setelah klaster baru terkait sekelompok wisatawan ditemukan 17 Oktober lalu.

"Saya meyakini bahwa tim Britania Raya sudah mendapatkan vaksinasi lengkap sebelum ke Beijing," ucapnya.

China sudah menggelar uji coba cabang olahraga salju bobsled dan skeleton pada Senin (25/10/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.