Kompas.com - 31/10/2021, 20:21 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Dalam kurun waktu 100 hari menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, penyelenggara sudah menguji coba laga dua cabang olahraga.

Penyelenggara menggelar uji coba cabang olahraga salju bobsled dan skeleton pada Senin (25/10/2021).

Baca juga: Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Karantina Hal Wajib

Lokasi uji coba ada di National Sliding Center, Beijing.

Pengunjung Chongli, salah satu tempat Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, melewati logo Olimpiade di Chongli di Provinsi Hebei, China utara pada 13 Agustus 2020.AP PHOTO/NG HAN GUAN Pengunjung Chongli, salah satu tempat Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, melewati logo Olimpiade di Chongli di Provinsi Hebei, China utara pada 13 Agustus 2020.

"Ini uji coba internasional yang pertama," kata pernyataan penyelenggara.

Kontingen Britania Raya, sementara itu, berharap hadir pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2024 dengan kondisi para atlet yang sudah komplet vaksinasi mereka.

Orang-orang mengantre untuk tes Covid-19 di sebuah rumah sakit di Beijing, China, pada 2 Agustus 2021, akibat lonjakan kasus virus corona dalam beberapa bulan terakhir.AFP PHOTO/NOEL CELIS Orang-orang mengantre untuk tes Covid-19 di sebuah rumah sakit di Beijing, China, pada 2 Agustus 2021, akibat lonjakan kasus virus corona dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami membawa 57 atlet," kata Chef de Mission (CdF) Britania Raaya Georgie Harland.

Panitia Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 memang tidak mewajibkan vaksinasi bagi para atlet dan ofisial.

Kendati demikian, mereka yang belum divaksinasi dan berpartisipasi wajib melakukan karantina selama 21 hari.

Petugas kesehatan mengambil sampel swab untuk tes Covid-19 dari seorang pria di stasiun pengumpulan asam nukleat di Beijing, China, Senin (25/10/2021). Penyebaran Covid-19 di China kembali menjadi peringatan setelah klaster baru terkait sekelompok wisatawan ditemukan 17 Oktober lalu.AFP/NOEL CELIS Petugas kesehatan mengambil sampel swab untuk tes Covid-19 dari seorang pria di stasiun pengumpulan asam nukleat di Beijing, China, Senin (25/10/2021). Penyebaran Covid-19 di China kembali menjadi peringatan setelah klaster baru terkait sekelompok wisatawan ditemukan 17 Oktober lalu.

"Dalam pengecualian, karantina itu harus ditinjau kasus per kasus karena alasan medis," ucapnya.

Pengalaman Britania Raya menunjukkan bahwa pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, beberapa atlet berangkat ke Tokyo tanpa mendapat vaksinasi sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.