Kompas.com - 18/10/2021, 20:36 WIB
Untuk sampai di posisi sekarang, Widi harus menempuh proses panjang Dok. Toyota IndonesiaUntuk sampai di posisi sekarang, Widi harus menempuh proses panjang

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai PON XX Papua 2021, Provinsi Papua menggelar Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI tahun ini.

Kegiatan pesta olahraga multicabang terbesar nasional bagi atlet penyandang disabilitas itu akan dimulai pada Selasa (2/11/2021) sampai dengan Senin (15/11/2021).

Baca juga: Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Laman www.peparnas16papua.com dalam informasi terkininya menunjukkan adanya peraturan terkini bagi para atlet paralimpiade.

Mantan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sekaligus atlet tenis paralimpik internasional Puji Sumartono saat berlatih untuk persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021.DOK. Puji Sumartono Mantan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sekaligus atlet tenis paralimpik internasional Puji Sumartono saat berlatih untuk persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021.

Atlet yang pernah turun di ajang internasional hanya mendapat kesempatan berlaga pada satu nomor pertandingan.

"Ini kebijakan menarik dari NPC (Komite Paralimpiade Nasional) Indonesia," kata atlet parabulu tangkis putri Indonesia, Leani Ratri Oktila pada sebuah diskusi virtual, Senin (18/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Leani Ratri Oktila adalah peraih 2 medali emas dan 1 perak pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Ilustrasi paralimpikShutterstock Ilustrasi paralimpik

Leani, kelahiran 6 Mei 1991, memenangi medali emas pertama pada perhelatan itu di nomor ganda putri parabadminton bersama Khalimatus Sadiyah.

Medali emas kedua adalah capaian putri pasangan F Mujiran dan Gina Oktila itu di nomor ganda campuran parabadminton bersama Hary Susanto.

Solikatun , atlit belia paralimpik dari Magetan yang berhasil menyumbangkan emas pada kegiatan Asian Youth Paragame di Dubai tahun 2017 bercita cita menjadi pelatih atlit disabilitas agar mendapat fasilitas.KOMPAS.COM/SUKOCO Solikatun , atlit belia paralimpik dari Magetan yang berhasil menyumbangkan emas pada kegiatan Asian Youth Paragame di Dubai tahun 2017 bercita cita menjadi pelatih atlit disabilitas agar mendapat fasilitas.

Selanjutnya, Leani Ratri. asal Kabupaten Kampar, Riau ini, meraih medali perak parabadminton di nomor tunggal putri.

Atas seluruh prestasinya itu, Leani Ratri Oktila mendapat bonus hingga Rp 13,5 miliar dari pemerintah Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.