Kompas.com - 06/10/2021, 23:43 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Menurut data dari Trend Micro Inc, serangan siber melanda perhelatan Olimpiade Musim Dingin terkini.

Perusahaan perlindungan internet itu menyebut bahwa serangan siber terjadi pada Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Pemain hockey Sandis Ozolins membawa bendera Latvia pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin Sochi pada 7 Februari 2014. (AFP/Jonathan Nackstrand) Pemain hockey Sandis Ozolins membawa bendera Latvia pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin Sochi pada 7 Februari 2014. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Baca juga: 400 Juta Serangan Siber Mengarah ke Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020

Pada Olimpiade Musim DIngin Pyeongchang 2018 ada 600 juta serangan siber.

Setidaknya, sementara itu, ada 400 juta serangan siber mengarah ke perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Stadion Olimpik Fisht yang menjadi arena pertandingan Piala Dunia 2018 serta venue Olimpiade Musim Dingin 2014.
FIRZIE A. IDRIS/BOLASPORT.COM Stadion Olimpik Fisht yang menjadi arena pertandingan Piala Dunia 2018 serta venue Olimpiade Musim Dingin 2014.

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung pada 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.

Sementara, Paralimpiade Tokyo 2020 terlaksana pada 24 Agustus 2021 sampai dengan 5 September 2021.

Warga Finlandia tersenyum saat memakai atribut bernuansa bendera negaranya saat Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Februari lalu.AFP/ANDREJ ISAKOVIC Warga Finlandia tersenyum saat memakai atribut bernuansa bendera negaranya saat Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Februari lalu.

Baca juga: Perhelatan Olimpiade Ini Panen Serangan Siber Terbanyak

"Ada 400 juta serangan siber," kata pelaksana Tokyo 2020 dalam pernyataan terkini, Selasa (5/10/2021).

Jika dibandingkan, serangan siber pada kedua perhelatan itu masih lebih sedikit jumlahnya ketimbang kondisi pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Boyband EXO tampil di upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Minggu (25/2/2018). AFP PHOTO / LOIC VENANCE Boyband EXO tampil di upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Minggu (25/2/2018).

Total pada Olimpiade London 2012 ada 2,3 miliar serangan siber.

Baca juga: Serangan Siber Juga Melanda Olimpiade Musim Dingin

Perusahaan keamanan internet Trend Micro Inc menyebut, relatif sedikitnya jumlah serangan siber bisa disebabkan lantaran Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade 2020 tidak dihadiri oleh penonton.

Tim hoki es Rusia meraih medali emas Olimpiade musim dingin 2018 Tim hoki es Rusia meraih medali emas Olimpiade musim dingin 2018

"Ketidakhadiran penonton lantaran pandemi Covid-19 ini menyebabkan sistem tiket dan informasi lainnya tidak bisa digunakan untuk kejahatan siber," kata perusahaan itu.

Trend Micro Inc mengatakan pihaknya melakukan pencegahan serangan siber dengan meminimalisasikan kerusakan.

Ilustrasi kejahatan digital, data pribadi, peretasan, peretasan digital, hackerShutterstock Ilustrasi kejahatan digital, data pribadi, peretasan, peretasan digital, hacker

"Kami melindungi laman resmi dan laman komite pelaksana," kata perusahaan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Kyodonews


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.