Kompas.com - 06/10/2021, 20:45 WIB
Pencak Silat. Pada 12 September 2019, UNESCO menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda. ShutterstockPencak Silat. Pada 12 September 2019, UNESCO menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda.

SENTANI, KOMPAS.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman ingin agar cabang olahraga pencak silat seperti karate dan taekwondo.

"Kita buat pencak silat seperti karate dan taekwondo yang sudah mendunia," kata Marciano, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Menpora soal 29 Kasus Covid-19 di PON XX Papua: Sudah Ditangani Panitia

Lantaran tantangan itulah, Marciano mengajak segenap pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) mengembangkan olahraga bela diri tradisional Indonesia ini agar dapat dipertandingkan di Olimpiade.

Juri cabang pencak silat KOSN 2020 jenjang pendidikan menengah (SMA dan SMK) pada tanggal 16?21 November 2020.DOK. PUSPRESNAS Juri cabang pencak silat KOSN 2020 jenjang pendidikan menengah (SMA dan SMK) pada tanggal 16?21 November 2020.

"Kita semua mesti merencanakan sangat baik agar pencak silat bisa menuju Olimpiade," ujarnya saat membuka laga cabang olahraga pencak silat PON XX Papua 2021 di GOR Toware, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Marciano menyebut, untuk mencapai tahap itu, hal yang bisa dilakukan adalah menggarap kompetisi pencak silat sebaik-baiknya.

Medali emas Olimpiade Tokyo 2020.(AFP/ODD ANDERSEN)ODD ANDERSEN Medali emas Olimpiade Tokyo 2020.(AFP/ODD ANDERSEN)

"Ini penting agar pencak silat memiliki standar internasional," kata Marciano.

KONI Pusat kata Marciano mengajak para pelatih berkompeten mengembangkan pencak silat ke seluruh pelosok dunia.

"Kami menyiapkan banyak pelatih berstandar internasional," ujar Marciano.

Tempat registrasi aktifasi Id card selama berlangsungnya PON XX Papua 2021 2-15 Oktober 2021 di Stadion Barnabas Sentani Kabupaten Jayapura.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Tempat registrasi aktifasi Id card selama berlangsungnya PON XX Papua 2021 2-15 Oktober 2021 di Stadion Barnabas Sentani Kabupaten Jayapura.

Para pelatih berstandar internasional bisa masuk ke banyak negara.

Dengan cara seperti itu, kata Marciano, persyaratan minimal negara yang bisa mendukung pencak silat bisa atau tidak dipertandingkan di Olimpiade, terpenuhi.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano NormanFMB9 Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman

"Karena kan, pelatih Indonesia ada di mana-mana," ucap Marciano.

Pada PON XX Papua 2021, cabang olahraga pencak silat diikuti 206 pesilat dari 27 provinsi.

Laga dilaksanakan di GOR Toware mulai Rabu (6/10/2021) hingga Selasa (12/10/2021).

Seorang atlet cabor paralayang mengisi data latihan untuk persiapan PON XX Papua 2021 take off dari Bukit Kampung Buton Skyline Kota Papua, Sabtu (25/9/2021) siang.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Seorang atlet cabor paralayang mengisi data latihan untuk persiapan PON XX Papua 2021 take off dari Bukit Kampung Buton Skyline Kota Papua, Sabtu (25/9/2021) siang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.