Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Alasan China Buka Perbatasannya

Kompas.com - 04/10/2021, 21:12 WIB
Suasana perayaan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Lapangan Tiananmen, Beijing, Kamis, (1/7/2021). AP PHOTO/NG HAN GUANSuasana perayaan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Lapangan Tiananmen, Beijing, Kamis, (1/7/2021).

BEIJING, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat, China akan membuka perbatasannya.

China hingga kini masih menutup perbatasannya dari warga asing lantaran pandemi Covid-19.

Sebelumnya, penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 menggelar tes laga ada Oktober 2021.

Baca juga: Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Penyelenggara Gelar Tes Laga

Salah satu yang dipersiapkan adalah program gelembung sebagaimana dilakukan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Boyband K-pop EXO tampil dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Minggu (25/2/2018).AFP PHOTO/LOIC VENANCE Boyband K-pop EXO tampil dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, Minggu (25/2/2018).

"Selama program itu, peserta tidak diperkenankan keluar dari lokasi gelembong," ujar pernyataan penyelenggara.

Pada tes laga itu, penyelenggara memperkenankan atlet dari Asia, Eropa, dan Amerika Latin datang ke Beijing.

Pemain hockey Sandis Ozolins membawa bendera Latvia pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin Sochi pada 7 Februari 2014. (AFP/Jonathan Nackstrand) Pemain hockey Sandis Ozolins membawa bendera Latvia pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin Sochi pada 7 Februari 2014. (AFP/Jonathan Nackstrand)

"Tes laga yang digelar adalah cabang olahraga ski," ujar penyelenggara.

Dalam informasi terkininya, Senin (4/10/2021), panitia penylenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 menginformasikan ada 2.000 peserta yang akan hadir.

"Para peserta itu adalah atlet, tim ofisial, ofisial teknis internasional, dan para pencatat waktu internasional," kata pernyataan penyelenggara.

Stadion nasional beijing DOK. Shutterstock Stadion nasional beijing DOK. Shutterstock

Penyelenggara juga mengatakan bahwa tantangan terbesar dari perhelatan olahraga musim dingin terbesar adalah pandemi Covid-19.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.