Kompas.com - 01/10/2021, 22:00 WIB
Telur dapat memberi kita suntikan energi yang sangat dibutuhkan untuk beraktivitas. SHUTTERSTOCKTelur dapat memberi kita suntikan energi yang sangat dibutuhkan untuk beraktivitas.


KOMPAS.com - Olahraga adalah gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh, seperti contohnya sepak bola, berenang, dan lari.

Meski olahraga berguna untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh, tetapi tak jarang ada yang mengalami cedera saat olahraga.

Ketika berolahraga terdapat bagian-bagian tubuh yang dapat berpotensi mengalami cedera.

Biasanya cedera saat berolahraga terjadi karena kurang pemanasan serta peregangan otot dan ligamen terlalu berlebihan.

Jelaskan jenis cedera yang berpotensi terjadi saat melakukan aktivitas fisik olahraga.

Baca juga: 5 Ragam Olahraga untuk Mengecilkan Perut Buncit

Melansir Kompas Health, berikut beberapa jenis cedera yang berpotensi terjadi saat olahraga:

1. Keseleo dan otot tegang

Keseleo tak hanya menyebabkan nyeri pada jaringan terdampak, tapi juga bisa menyebabkan sendi sakit. Jenis cedera satu ini cukup umum terjadi saat berolahraga.

Keseleo disebabkan cedera langsung atau tidak langsung yang membuat sendi keluar dari posisinya dan meregang secara berlebihan.

Cedera olahraga ini bisa terjadi saat melakoni aktivitas seperti lari, melompat, atau latihan peregangan.

2. Cedera engkel

Cedera engkel umumnya terjadi ketika pergelangan kaki bergerak ke posisi yang salah secara tiba-tiba.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.