Harapan Atlet Angkat Besi Indonesia usai Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 27/09/2021, 16:27 WIB
Lifter Indonesia, Deni, ketika turun di kelas 67 kg cabor angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7/2021) malam WIB. AFP/ VINCENZO PINTOLifter Indonesia, Deni, ketika turun di kelas 67 kg cabor angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7/2021) malam WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada sebuah tangkapan layar, Selasa (27/9/2021), Deni, atlet angkat besi untuk Olimpiade Tokyo 2020 tengah meracik asupan makanan sehatnya.

Deni terlihat mencampur pisang dengan alpokat serta nutrisi berbentuk bubuk dan cairan dari Herbalife Nutrition.

Baca juga: Angkat Besi Tak Populer, Eko Yuli Irawan Biasa Tanding Tanpa Penonton

"Ini asupan nutrisi saya setiap hari," kata Deni.

Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet angkat besi Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, Deni.Kompas.com/JOSEPHUS PRIMUS Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet angkat besi Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, Deni.

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung pada 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.

Pada pesta olahraga multicabang terbesar di dunia itu, Deni masuk dalam kontingen Indonesia, cabang olahraga angkat besi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Medali emas Olimpiade Tokyo 2020.(AFP/ODD ANDERSEN)ODD ANDERSEN Medali emas Olimpiade Tokyo 2020.(AFP/ODD ANDERSEN)

Deni turun di nomor 67 kilogram putra pada pertandingan di Tokyo International Forum, Minggu (25/7/2021).

Mengumpulkan total angkatan snatch 135 kilogram serta clean & jerk 166 kilogram, Deni meraih 301 kilogram.

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan tersenyum seusai melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 61 kg Putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.SIGID KURNIAWAN Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan tersenyum seusai melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 61 kg Putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Capaian Deni, kelahiran 26 Juli 1989 ini hanya menempatkan atlet asal Bogor, Jawa Barat ini di peringkat sembilan.

Pada nomor ini, peraih medali emas adalah Chen Lijun dari China merebut medali emas dan sekaligus mencatat rekor Olimpiade dengan angkatan total 332 kilogram.

Medali perak menjadi milik atlet Kolombia Luis Jayier Mosquera Lozano.

Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet angkat besi Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, Deni.Herbalife Nutrition Tangkapan layar pada pertemuan virtual, Senin (27/9/2021), Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia Herbalife Nutrition Indonesia, atlet angkat besi Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, Deni.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Kekalahan Menyakitkan di Masa Lalu, Indonesia Juara Piala Thomas 2020!

Balas Kekalahan Menyakitkan di Masa Lalu, Indonesia Juara Piala Thomas 2020!

Badminton
Daftar Juara Piala Uber, Negara Mana yang Mendominasi?

Daftar Juara Piala Uber, Negara Mana yang Mendominasi?

Sports
Penantian 19 Tahun Terbayar, Indonesia Raih Gelar ke-14 Piala Thomas

Penantian 19 Tahun Terbayar, Indonesia Raih Gelar ke-14 Piala Thomas

Badminton
Perjalanan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas 2020, Bungkam Juara Bertahan

Perjalanan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas 2020, Bungkam Juara Bertahan

Badminton
Kisah Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Penantian 19 Tahun dan Tak Bisa Kibarkan Merah Putih

Kisah Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Penantian 19 Tahun dan Tak Bisa Kibarkan Merah Putih

Sports
Asal-usul Paulo Dybala Dijuluki 'La Joya'

Asal-usul Paulo Dybala Dijuluki "La Joya"

Sports
Hasil Final Piala Thomas 2020 - Menang 3-0 atas China, Indonesia Juara!

Hasil Final Piala Thomas 2020 - Menang 3-0 atas China, Indonesia Juara!

Badminton
Hasil Liga 1 Persikabo Vs Borneo FC, Laskar Padjajaran Menang 3-0

Hasil Liga 1 Persikabo Vs Borneo FC, Laskar Padjajaran Menang 3-0

Liga Indonesia
Perjalanan 19 Tahun Indonesia Memboyong Kembali Piala Thomas ke Tanah Air

Perjalanan 19 Tahun Indonesia Memboyong Kembali Piala Thomas ke Tanah Air

Badminton
Rekap Final Piala Thomas 2020: Indonesia 3-0 China, Tim Merah Putih Juara

Rekap Final Piala Thomas 2020: Indonesia 3-0 China, Tim Merah Putih Juara

Badminton
Final Piala Thomas 2020 - Bawa Indonesia Juara, Fajar/Rian Beri Pembuktian

Final Piala Thomas 2020 - Bawa Indonesia Juara, Fajar/Rian Beri Pembuktian

Badminton
Daftar Juara Piala Thomas, Dominasi Indonesia

Daftar Juara Piala Thomas, Dominasi Indonesia

Sports
Hasil Final Piala Thomas 2020: Jonatan Christie Menang, Indonesia Juara!

Hasil Final Piala Thomas 2020: Jonatan Christie Menang, Indonesia Juara!

Badminton
Irwansyah, Asisten Pelatih Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Meniti Karier di Eropa

Irwansyah, Asisten Pelatih Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Meniti Karier di Eropa

Sports
Kata Anthony Ginting Usai Sumbang Poin Pertama pada Final Piala Thomas 2020

Kata Anthony Ginting Usai Sumbang Poin Pertama pada Final Piala Thomas 2020

Badminton
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.