Penyelenggara PON XX Papua 2021 Tak Bisa Tiru Protokol Kesehatan Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 23/09/2021, 21:31 WIB
Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan TNI-Polri di Lapangan Batu Karang, PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (11/9/2021). DOK. PEMPROV PAPUAPelaksanaan vaksinasi yang dilakukan TNI-Polri di Lapangan Batu Karang, PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (11/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa penyelenggara PON XX Papua 2021 tak bisa meniru persis protokol kesehatan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung pada 23 Juli 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021.

Baca juga: Pastikan, Cerita Ini Tak Ada Lagi di PON XX Papua 2021!

Gatot menyebut protokol itu sejatinya berkait dengan pencegahan meluasnya pandemi Covid-19 selama perhelatan PON XX Papua 2021.

Seorang petugas duduk di tribun media saat berlangsung pertandingan panahan Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Seorang petugas duduk di tribun media saat berlangsung pertandingan panahan Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang.

"Ada perbedaan anggaran dan sebagai macamnya sehingga kami tidak bisa meniru hal tersebut secara keseluruhan," ucap Gatot S Dewa Broto.

PON XX Papua 2021 akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangkapan layar Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto pada diskusi virtual FMB9, Kamis (2/9/2021) bertajuk PON Gerakkan UMKM dan Wisata Papua.FMB9 Tangkapan layar Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto pada diskusi virtual FMB9, Kamis (2/9/2021) bertajuk PON Gerakkan UMKM dan Wisata Papua.

Selain Kota Jayapura, ada tiga kabupaten yang menjadi klaster pelaksana PON XX Papua 2021.

Ketiganya adalah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Atlet yang berlaga di PON XX Papua 2021 diperkenankan pulang paling lama tiga hari usai yang bersangkutan bertanding.

Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe.
 
DOK. Humas Kemenkominfo Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe.

"Hal ini untuk menghindari penyebaran pandemi Covid-19," ujar Gatot S Dewa Broto, Kamis (23/9/2021).

Gatot mengingatkan, aturan lain yang juga sudah menjadi kesepakatan adalah kontingen wajib tiba tiga hari sebelum bertanding.

Ilustrasi tes PCR dan CT valueShutterstock Ilustrasi tes PCR dan CT value

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Motogp
Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Liga Indonesia
Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Liga Indonesia
Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Sports
Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford 'Taman Bermain'

Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford "Taman Bermain"

Liga Inggris
Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Sports
Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Liga Indonesia
Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Liga Inggris
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Liga Indonesia
Dua Kali Wuhan Marathon Terjegal Pandemi Covid-19

Dua Kali Wuhan Marathon Terjegal Pandemi Covid-19

Sports
Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim untuk Bantu LADI Selesaikan Sanksi WADA

Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim untuk Bantu LADI Selesaikan Sanksi WADA

Sports
Ditampar 1-6, Pemain AS Roma Tak Punya Pilihan Selain Meminta Maaf

Ditampar 1-6, Pemain AS Roma Tak Punya Pilihan Selain Meminta Maaf

Liga Lain
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.