Atlet, Jalan Tak Mudah dan Tanda Tanya Besar tentang Masa Depan...

Kompas.com - 13/09/2021, 19:43 WIB
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam kelas 61 kg putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANLifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam kelas 61 kg putra Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg.

"DEK, mau jadi atlet atau sekolah?" Kalimat itu ringkas saja. Namun, ini bukan pilihan sederhana.

Pada suatu masa, Kompas.com tahu benar rasanya berada di simpang jalan, saat dua pilihan yang disodorkan sama-sama sedang hot-hot-nya.

Pada akhirnya, perspektif yang ada di kenyataan sekitar menjadi faktor pemberat untuk pilihan akhir. Untung, pilihan sekolah bisa dijalani sampai lulus.

Masalahnya, tidak semua bibit atlet punya kemewahan pilihan serupa. Jadi atlet bagi sebagian dari mereka adalah satu-satunya pilihan jalan untuk memperbaiki kualitas kehidupan, setidaknya di momen itu.

Kadang, pertimbangannya sederhana. Kalau masuk sarana pelatihan akan dikasih makan. 

Ada juga pertimbangan bahwa sekolah bukan pilihan menjanjikan, apalagi di masa rangking dan nilai seolah jadi penentu masa depan. 

Poinnya, jadi atlet juga adalah pilihan yang bisa jadi menentukan perjalanan hidup, mempertaruhkan pilihan lain lewat jalan yang tak ada jaminan kepastian tentang hasil akhir. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak segampang itu

Memilih jalan atlet bukan pula jalan lempang dan gampang. Tidak setiap orang yang bahkan punya kemauan bisa melewati masa-masa pelatihan dan kompetisi.

Jangan dilihat ketika sudah jaya apalagi terjamin masa tua. Tengok juga perjalanan seorang atlet meniti satu laga atau kompetisi ke laga atau kompetisi berikutnya.

Tak sengaja bertemu raket dan bola tenis semata karena punya rumah diapit dua lapangan tenis, Kompas.com memulai perjalanan dengan menjadi bocah pemungut bola. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Barcelona Vs Granada, Gol Menit 90 Selamatkan Barca dari Kekalahan

Hasil Barcelona Vs Granada, Gol Menit 90 Selamatkan Barca dari Kekalahan

Liga Spanyol
Terkejut Aksi Ritu Phogat, Priscilla Jagokan Itsuki pada Grand Prix ONE Championship

Terkejut Aksi Ritu Phogat, Priscilla Jagokan Itsuki pada Grand Prix ONE Championship

Sports
HT Barcelona Vs Granada, Gol Kilat Tim Tamu Benamkan Blaugrana

HT Barcelona Vs Granada, Gol Kilat Tim Tamu Benamkan Blaugrana

Liga Spanyol
Link Live Streaming Barcelona Vs Granada, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Barcelona Vs Granada, Kickoff 02.00 WIB

Liga Spanyol
Dicampakkan Benitez, James Rodriguez Selangkah Lagi Gabung Tim Qatar

Dicampakkan Benitez, James Rodriguez Selangkah Lagi Gabung Tim Qatar

Liga Inggris
Eduardo Almeida: Salahkan Saya, Jangan Pemain Arema!

Eduardo Almeida: Salahkan Saya, Jangan Pemain Arema!

Liga Indonesia
Krisis Juventus dalam Angka dan Fakta, Start Terburuk Allegri di Serie A

Krisis Juventus dalam Angka dan Fakta, Start Terburuk Allegri di Serie A

Liga Italia
Menpora Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Verawaty Fajrin

Menpora Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Verawaty Fajrin

Badminton
Persib Terancam Tanpa Ezra Walian Saat Jumpa Borneo FC

Persib Terancam Tanpa Ezra Walian Saat Jumpa Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Bisa Diperkuat Lima Pemain yang Dipanggil Timnas Saat Jumpa Borneo FC

Persib Bisa Diperkuat Lima Pemain yang Dipanggil Timnas Saat Jumpa Borneo FC

Liga Indonesia
Update Cedera AC Milan: Giroud Mulai Berlari, Ibra Masih Berlatih Sendiri

Update Cedera AC Milan: Giroud Mulai Berlari, Ibra Masih Berlatih Sendiri

Liga Italia
Apresiasi dari Ecohome untuk Atlet Olimpiade Tokyo

Apresiasi dari Ecohome untuk Atlet Olimpiade Tokyo

Olahraga
Terdampar di Zona Degradasi, Juventus Disebut Kehilangan Identitas

Terdampar di Zona Degradasi, Juventus Disebut Kehilangan Identitas

Liga Italia
Man United Belum Kalah di Liga Inggris, Solskjaer Ogah Pikirkan Gelar

Man United Belum Kalah di Liga Inggris, Solskjaer Ogah Pikirkan Gelar

Liga Inggris
Cristiano Ronaldo Beri Dukungan kepada Pesepakbola Inggris yang Kritis di Australia

Cristiano Ronaldo Beri Dukungan kepada Pesepakbola Inggris yang Kritis di Australia

Liga Inggris
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.