Rasa Berbeda yang Dialami Pelatih Eko Yuli pada Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 03/09/2021, 15:20 WIB
Pelatih angkat besi Indonesia yang dipinjam dari Timnas Angkat Besi Thailand untuk menangani lifter Eko Yuli Irawan (kanan), Lukman (kiri). Dok. NOC IndonesiaPelatih angkat besi Indonesia yang dipinjam dari Timnas Angkat Besi Thailand untuk menangani lifter Eko Yuli Irawan (kanan), Lukman (kiri).
|

KOMPAS.com - Pelatih angkat besi Indonesia yang dipinjam dari Timnas Angkat Besi Thailand untuk menangani lifter Eko Yuli Irawan, Lukman, buka suara terkait kesan yang dirasakan saat mengikuti ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Lukman mengaku kagum atas pelayanan yang diberikan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo yang berlangsung pada Juli hingga Agustus lalu.

Lukman mengatakan, baru kali ini dia merasa insan olahraga Indonesia mendapat perlakuan istimewa, baik dari persiapan, keberangkatan, pelayanan selama di perkampungan atlet, hingga kepulangan.

"Saya sudah lima kali ikut mendampingi atlet angkat besi di Olimpiade, tetapi baru kali ini saya rasakan pelayanan yang berbeda. Bukan cuma atlet yang mendapat perhatian, melainkan juga pelatih dan tim support," ucap Lukman dalam siaran pers yang diterima dari NOC Indonesia, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Eko Yuli Akui Pandemi Jadi Lawan Utama di Olimpiade Tokyo 2020

"Fasilitas kamar diberikan sangat layak. Kami mendapat tes PCR atau antingen berkala karena menjalankan pelatnas pada masa pandemi ini dan tidak ada perlakuan yang berbeda," kata Lukman.

Sebelum menangani Timnas Angkat Besi Thailand, Lukman pernah mendampingi lifter-lifter Indonesia di Olimpiade 2000 Sydney, Athena (2004), Beijing (2008), dan London (2012).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mungkin saat Pak Okto (Raja Sapta Oktohari) menjadi CdM pada 2016, atlet juga mendapat penerbangan kelas bisnis saat ke Rio de Janeiro. Saat beliau menjabat sebagai Ketua NOC Indonesia ini dipertahakan, bahkan lebih baik," ucap Lukman.

"Apresiasi-apresiasi yang diterima saat ini untuk pelatih juga luar biasa. Ini membuktikan bahwa beliau benar-benar memiliki komitmen serius untuk olahraga Indonesia," ujarnya.

Lukman bukan sosok baru di dunia olahraga Indonesia. Ia merupakan juru taktik yang telah mengantarkan Eko Yuli meraih perunggu dan Triyatno meraih perak pada Olimpiade 2012 London.

Baca juga: Termasuk Eko Yuli Irawan, Inilah 4 Atlet Pencetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020

Namanya sempat hilang di percaturan angkat besi Tanah Air dan kini, ia terikat kontrak dengan Federasi Angkat Besi Thailand sebelum akhirnya NOC Indonesia mengupayakan dirinya kembali ke Tanah Air sebagaimana permintaan Eko Yuli.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.