Terjangkit Covid-19, Tim Renang Artistik Yunani Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 04/08/2021, 19:46 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020

KOMPAS.com - Yunani telah mengundurkan diri dari perlombaan renang artistik Olimpiade Tokyo 2020 karena alasan Covid-19.

Melansir BBC, Rabu (4/8/2021), lima dari 12 anggota tim renang artistik Yunani positif terjangkit Covid-19. Sementara, tujuh orang lainnya dites negatif.

Semua anggota tim senam artistik tersebut harus meninggalkan perkampungan atlet Olimpiade Tokyo. Mereka akan diisolasi secara terpisah.

Tim Yunani sudah tidak berpartisipasi dalam kompetisi nomor duet pada Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Mereka juga dipastikan tidak turun di nomor free routine pada Sabtu (7/8/2021).

Menurut Komite Olimpiade Yunani, semua anggota yang terpapar Covid-19 tidak pernah melakukan kontak dengan atlet lain dari tim Olimpiade Yunani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tim sejak hari pertama memasuki perkampungan atlet belum melakukan kontak dengan anggota lain dari tim Olimpiade Yunani," bunyi pernyataan Komite Olimpiade Yunani.

Sementara itu, juru bicara Olimpiade Tokyo 2020 Masa Sayaka menyampaikan bahwa ini adalah cluster Covid-19 pertama yang ditemukan di Olimpiade.

Baca juga: Apakah Berenang di Kolam Renang Umum Bisa Tertular Virus Corona?

"Sungguh menyakitkan membayangkan perasaan para atlet yang telah melakukan banyak hal untuk Olimpiade dan datang jauh-jauh ke Tokyo dalam situasi sulit ini," kata Masa Takaya, sebagaimana dikutip dari AFP.

"Kami berdoa untuk pemulihan mereka dengan cepat. Ini adalah klaster pertama yang ditemukan di Olimpiade," ucap Masa Tayaka menambahkan.

Sejauh ini, Tokyo 2020 telah melaporkan 322 kasus positif Covid-19 di antara semua yang terlibat di arena Olimpiade, dari atlet, ofisial, hingga media.

Olimpiade Tokyo yang sejatinya dihelat pada 2020, sempat ditunda setahun karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Renang Gaya Punggung: Nama Lain, Teknik, dan Nomor yang Dipertandingkan

Pesta olahraga empat tahunan itu akhirnya digelar pada 2021 dengan menerapkan aturan anti-infeksi yang ketat.

Hal itu karena Tokyo berada di status darurat virus dan telah mencatat rekor jumlah infeksi dalam beberapa hari terakhir.

Baca tentang


Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.