Kompas.com - 02/08/2021, 19:09 WIB
Ilustrasi angkat besi. UNSPLASH/VICTOR FREITASIlustrasi angkat besi.

TOKYO, KOMPAS.com - Ikut berpartisipasi pada Olimpiade Tokyo 2020, Ekuador sudah membeberkan misinya untuk Paralimpik Tokyo 2020.

"Kami berpartisipasi di Paralimpik Tokyo 2020," kata Menteri Olahraga Ekuador Sebastian Palacios, Senin (2/8/2021).

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Paralimpik Tokyo 2020 akan berlangsung mulai Selasa (24/8/2021) sampai dengan Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Palacios mengemukakan, Olimpiade Tokyo 2020 yang mengalami penundaan setahun lantaran pandemi Covid-19 membawa misi yang baik.

Seorang petugas duduk di tribun media saat berlangsung pertandingan panahan Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Seorang petugas duduk di tribun media saat berlangsung pertandingan panahan Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lebih dari 200 negara dan kawasan tetap berpartisipasi," kata Sebastian Palacios.

Palacios menambahkan,"Meskipun kita hidup di dalam pandemi, kita bisa bersatu."

Ekuador adalah negara dengan 17 juta penduduk.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 terpampang di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, pada 20 Juli 2020.AFP PHOTO/BEHROUZ MEHRI Logo Olimpiade Tokyo 2020 terpampang di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, pada 20 Juli 2020.

Sebelum berlaga di Jepang, para atlet Ekuador sudah mendapat vaksinasi lengkap pada Mei 2021.

Hingga akhir 2021, Ekuador akan menuntaskan vaksinasi komplet untuk 9 juta warganya.

Ekuador pada Olimpiade Tokyo 2020 mengirimkan 48 atletnya.

Foto ilustrasi vaksinasi Covid-19.SOPA IMAGES/DIPENDRA ROKKA/ZUMA via DW INDONESIA Foto ilustrasi vaksinasi Covid-19.

"Ini jumlah kontingen terbesar kami sepanjang Olimpiade yang kami ikuti," kata Sebastian Palacios.

Hingga kini, Ekuador sudah mengantongi 2 medali emas dan 1 perak.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Atlet angkat besi wanita Ekuador, Neisi Patricia Dajomes Barrera meraih medali emas di nomor 76 kilogram, Minggu (1/8/2021).

Pada Paralimpik Tokyo 2020, Ekuador akan mengandalkan 10 atlet penyandang disabilitas untuk bertarung merebut medali.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.