Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Kompas.com - 02/08/2021, 17:20 WIB
Flandy Limpele (kanan) saat masih aktif bermain bersama tandemnya. Eng Hian. Keduanya medali perunggu yang mereka dapatkan pada Olimpiade Athena 2004 di Goudi Olympic Hall, Athena, 20 Agustus 2004. Dalam perebutan medali perunggu, Flandi/Eng Hian mengalahkan Jens Eriksen/Martin Lundgaard (Denmark), 15-13, 15-7. AFP/GOH CHAI HINFlandy Limpele (kanan) saat masih aktif bermain bersama tandemnya. Eng Hian. Keduanya medali perunggu yang mereka dapatkan pada Olimpiade Athena 2004 di Goudi Olympic Hall, Athena, 20 Agustus 2004. Dalam perebutan medali perunggu, Flandi/Eng Hian mengalahkan Jens Eriksen/Martin Lundgaard (Denmark), 15-13, 15-7.


KOMPAS.com - Dua mantan pemain bulu tangkis Indonesia yang kini menjadi pelatih, Eng Hian dan Flandy Limpele, mengukir sejarah di pentas Olimpiade.

Mereka berdua sama-sama sukses beri medali sebagai pemain dan pelatih di Olimpiade.

Namun, ada perbedaan jalan yang ditempuh dari Eng Hian dan Flandy Limpele saat menjadi pelatih.

Semasa menjadi pemain bulu tangkis, Eng Hian dan Flandy Limpele adalah duet ganda putra Indonesia di Olimpiade Athena 2004.

Baca juga: Profil Apriyani Rahayu, Berawal dari Raket Bekas hingga Raih Emas Olimpiade Tokyo

Dilansir Kompaspedia, duet mereka berhasil mempersembahkan medali perunggu Olimpiade Athena 2004 di nomor ganda putra.

Keberhasilan itu didapat seusai Eng Hian/Limpele menaklukan wakil Denmark, Jens Eriksen/Martin H. Lundgaard dengan skor 15-13 dan 15-7.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berselang 17 tahun kemudian, mereka kembali lagi tampil di Olimpiade, namun kali ini Eng Hian dan Limpele bukan sebagai pemain melainkan pelatih.

Eng Hian menjadi pelatih ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Baca juga: Eng Hian Ikuti Jejak Kejayaan Hendrawan di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sementara itu, Limpele jadi pelatih bulu tangkis untuk negara orang, yaitu Malaysia.

Limpele menjadi pelatih kepala ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.