Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Cermati Penambahan Kasus Baru Covid-19

Kompas.com - 30/07/2021, 19:46 WIB
Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang. REUTERS via ABC INDONESIADua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang mencermati kembali penambahan kasus baru Covid-19 yang mengalami lonjakan.

Laporan pada Jumat (30/7/2021) menunjukkan bahwa sehari sebelumnya, jumlah kasus baru secara nasional mencapai 10.000.

Baca juga: Pengakuan Ahsan/Hendra Usai Gagal Melaju ke Final Olimpiade Tokyo

"Kondisi ini akan memunculkan bahaya baru," kata pernyataan pemerintah Jepang.

Novak Djokovic saat melawan Alexander Zverev pada semifinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jumat (30/7/2021). AFP/VINCENZO PINTO Novak Djokovic saat melawan Alexander Zverev pada semifinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jumat (30/7/2021).

Jepang mencatatkan 15.000 kematian hingga kini dan baru seperempat dari populasi mendapatkan vaksinasi.

Populasi di Jepang ada di angka 120 juta jiwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pada Jumat ini, kasus baru di perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 mencapai 27 kasus.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

"Ini jumlah tertinggi sejak Olimpiade Tokyo 2020 dimulai pada 23 Juli 2021," kata pernyataan Tokyo 2020, penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020.

Olimpiade Tokyo 2020 akan usai pada Minggu (8/8/2021).

Foto yang diambil dengan kamera robot ini memperlihatkan reaksi Windy Cantika Aisah dari Indonesia saat bertanding di cabang olahraga angkat besi 49 kilogram putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada Sabtu 24 Juli 2021. AFP/CHRIS GRAYTHEN Foto yang diambil dengan kamera robot ini memperlihatkan reaksi Windy Cantika Aisah dari Indonesia saat bertanding di cabang olahraga angkat besi 49 kilogram putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada Sabtu 24 Juli 2021.

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga sudah mengumumkan perpanjangan status darurat Covid-19 untuk Tokyo, Chiba, Kanagawa, dan Saitama.

Osaka di wilayah Jepang barat juga masuk dalam perpanjangan kasus ini.

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan berjuang di kelas 61 kg angkat besi putra Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7/2021) siang WIB,Dok: NOC Indonesia Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan berjuang di kelas 61 kg angkat besi putra Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7/2021) siang WIB,

Status darurat akan usai pada 22 Agustus 2021.

Baca tentang


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.