Alasan Irene Sukandar dan Medina Warda Aulia Mundur dari Piala Dunia Catur 2021

Kompas.com - 16/07/2021, 21:35 WIB
Irene Kharisma Sukandar, pecatur wanita Indonesia yang memiliki gelar Women Grandmaster (WGM) dari Federasi Catur Dunia (FIDE), difoto di Sekolah Catur Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIrene Kharisma Sukandar, pecatur wanita Indonesia yang memiliki gelar Women Grandmaster (WGM) dari Federasi Catur Dunia (FIDE), difoto di Sekolah Catur Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021).

KOMPAS.com - Dua pecatur putri Indonesia, WGM Irene Kharisma Sukandar dan WGM Medina Warda Aulia, resmi mundur dari Piala Dunia Catur 2021 di Rusia setelah tiga anggota kontingen terpapar Covid-19.

Kasus positif yang menimpa kontingen Indonesia menerpa Ketua Delegasi Kristianus Liem, GM Susanto Megaranto, dan IM Mohamad Ervan.

Irene dan Medina lalu memutuskan mundur dari turnamen yang digelar di Sochi, Rusia, tersebut demi mencegah adanya risiko penularan lebih lanjut.

"Kedua pemain Piala Dunia Wanita Indonesia, Medina Warda Aulia dan Irene Sukandar merasa baik dan memiliki tes negatif," tulis pernyataan FIDE (Induk Catur Dunia) melalui akun Twitter, Jumat (16/7/2021) malam WIB.

Baca juga: Proses Pembentukan Mental WGM Irene, Tandang ke Lapak Catur di Pasar

"Namun, agar tidak membahayakan keselamatan pemain lain, bersama dengan kesepakatan organisasi mereka telah memutuskan untuk mundur dari gim kedua babak kedua."

"Alhasil, lawan mereka, Harika Dronavalli dan Valentina Gunina, akan langsung melaju ke babak ketiga," demikian pernyataan FIDE.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Chess.com, Irene Sukandar dan Medina Warda Aulia memutuskan mundur setelah hasil tes positif yang menimpa dua pecatur putra Indonesia dan ketua kontingen Kristianus Liem.

Sebelumnya, Chess.com melaporkan GM Susanto Megaranto dan IM Mohamad Ervan harus mundur dari Piala Dunia Catur akibat Covid-19.

IM Mohamad Ervan mendapat kabar buruk lebih dulu dan harus kehilangan pertandingannya melawan GM Nodirbek Abdusattorov di babak pertama.

IM Ervan tak bisa melanjutkan pertandingan di babak pertama karena tak lolos tes Covid-19 yang dilakukan panitia sebelum pertandingan kedua di babak pertama.

Sementara, GM Susanto Megaranto harus dinyatakan kalah saat sedang berlaga melawan GM Fabiano Caruana (Amerika Serikat) di pertandingan pertama babak kedua.

Ofisial dari FIDE menyatakan hasil tes Susanto datang saat ia tengah menjalani pertandingan.

Pada laga tersebut, GM Susanto terlihat memakai masker sementara lawannya tidak. Peraturan turnamen mewajibkan semua peserta memakai masker di semua area publik tetapi tidak dalam pertandingan.

Pecatur putra terbaik Indonesia itu pun diminta meninggalkan venue pertandingan dan dinyatakan kalah.

Hal ini membuat Caruana juga harus menjalani karantina mandiri di kamar hotelnya walau ia tak menunjukkan gejala.

Baca juga: Laga Dewa Kipas Pecahkan Rekor Penonton, GM Susanto Megaranto Bersuara

Sementara itu, WGM Irene Sukandar telah buka suara mengenai kondisinya bersama Medina yang baru saja positif terpapar Covid-19.

Irene berharap FIDE dapat memberikan dukungan terbaik pada delegasi Indonesia yang positif virus corona.

"Yang terhormat semua, kami ingin mengumumkan bahwa Medina dan saya telah memutuskan untuk mundur dari Piala Dunia," tulis Irena via akun Twitter pribadinya.

"Kami sebetulnya sangat termotivasi untuk terus bersaing, tetapi keselamatan semua peserta, penyelenggara, dan pihak-pihak lain di sekitar jauh penting daripada kepentingan pribadi kami."

"Saya ingin mengucapkan terima kasih FIDE yang melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan bahwa kami dapat terus bersaing, dan semua penggemar serta teman-teman yang telah memberi kami dukungan."

"Baik Medina dan saya dites negatif Covid-19, tetapi yakinlah bahwa kami akan terus waspada dan mengambil semua tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko terinfeksi."

"Tolong tunjukkan juga dukungan Anda untuk pemulihan sisa delegasi Indonesia yang dinyatakan positif."

"Baik Megaranto maupun Ervan juga kecewa, tetapi mereka berterima kasih atas semua dukungan Anda. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk segera pulang dengan selamat," demikian pernyataan Irene.

"Terima kasih semua."

Selain kontingen Indonesia, dua kali juara dunia catur Levon Aronian bahkan tak menghadiri laga pertamanya kontra GM Bobby Cheng.

GM asal Armenia tersebut menderita gejala demam pada awal pekan ini. Walau ia merasa lebih baik pada Kamis, dirinya memutuskan untuk mundur agar tak mengancam kesehatan para peserta lain.



Sumber FIDE
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.