Final Euro 2020, Wembley dan Adu Penalti yang Kembali Jadi Mimpi Buruk Southgate

Kompas.com - 12/07/2021, 06:44 WIB
Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, memberi salam kepada pelatih Gareth Southgate setelah ia diganti pada laga Grup D Euro 2020 kontra Skotlandia di Stadion Wembley pada Sabtu (19/6/2021) dini hari WIB. AFP/FACUNDO ARRIZABALAGAPenyerang timnas Inggris, Harry Kane, memberi salam kepada pelatih Gareth Southgate setelah ia diganti pada laga Grup D Euro 2020 kontra Skotlandia di Stadion Wembley pada Sabtu (19/6/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Inggris kalah dari Italia pada final Euro 2020. Stadion Wembley dan adu penalti kembali menjadi mimpi buruk Gareth Southgate.

Mundur ke tahun 1996 ketika Gareth Southgate masih aktif bermain, ia masuk ke dalam skuad timnas Inggris untuk Piala Eropa yang digelar di rumah sendiri.

Pada turnamen Euro 1996, Inggris melangkah ke semifinal dan bersua Jerman. Bentrok kedua tim tersebut dilangsungkan di Stadion Wembley dan disaksikan lebih dari 75.000 penonton.

Menghadapi Jerman di semifinal, pelatih timnas Inggris pada saat itu, Terry Venables, menempatkan Gareth Southgate dan Tony Adams sebagai duet bek tengah The Three Lions.

Inggris unggul cepat melalui tandukan Alan Shearer ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Namun, Jerman bisa menyamakan skor lewat sontekan Stefan Kuntz menit ke-16.

Baca juga: Hasil Italia Vs Inggris - Menang Adu Penalti, Azzurri Juara Euro 2020!

Skor imbang 1-1 tersebut bertahan hingga waktu normal selesai. Pada babak extra time, Inggris dan Jerman juga gagal mencetak gol tambahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil imbang hingga extra time membuat pemenang duel Jerman kontra Inggris harus ditentukan lewat adu penalti.

Pada babak tos-tosan, nasib buruk menghampiri Gareth Southgate.

Maju sebagai penendang keenam Inggris, Southgate gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangannya berhasil ditepis kiper Jerman, Andreas Koepke.

Southgate menjadi satu-satunya eksekutor penalti Inggris yang gagal. The Three Lions pun kalah dan harus mengubur mimpi mereka meraih gelar Piala Eropa di kandang sendiri.

Baca juga: Profil Leonardo Bonucci, Pengukir Sejarah yang Antar Italia Juara Euro 2020

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.