TOKYO, KOMPAS.com - Tiga pekan menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, Tokyo 2020 menerapkan aturan khusus untuk atlet Asia Tenggara.
"Setiba di Jepang, para atlet diminta melakukan tes Covid-19 selama tiga hari berturut-turut,' kata pernyataan Tokyo 2020, Senin (5/7/2021).
Salah satu negara Asia Tenggara akan terkena peraturan ini adalah Malaysia.
Baca juga: Begini Aturan Pertandingan Olahraga Pukul 9 Malam di Olimpiade Tokyo
"Kami akan mengikuti peraturan tersebut," kata Sekretaris Komite Olimpiade Malaysia (OCM) Dato’ Mohd Nazifuddin.
Nazifuddin menyebut bahwa delegasi Malaysia akan bertolak ke Jepang pada 8 Juli 2021.
Pesawat Malaysia Airlines menurunkan barang di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (29/10/2017). Maskapai Malaysia Airlines kembali membuka rute penerbangan Kuala Lumpur - Surabaya selama empat kali seminggu . "Kami menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines (MAS)," imbuh Nazifuddin.
Sementara itu, sedikitnya, 40 persen kegiatan di Olimpiade Tokyo akan berlangsung tanpa penonton.
Progam ini akan terwujud bila keputusan mengurangi hingga 5.000 penonton dari sebelumnya 10.000 penonton per lokasi pertandingan sudah terwujud.
Jerome Polin saat membuka paket keperluan volunteer di Olimpiade Tokyo 2020"Kami tengah menggodok opsi ini demi menghambat pertumbuhan jumlah kasus pandemi Covid-19 di Tokyo," kata peryataan penyelenggara Olimpiade Tokyo, kemarin.
Hingga tiga pekan menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, pemerintah Jepang dan Kota Tokyo masih berjuang melawan pandemi Covid-19.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.