Roberto Martinez, dari Pelatih Klub Medioker, Kini Memburu Prestasi bersama Belgia

Kompas.com - 28/06/2021, 10:00 WIB
Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez (kanan) dan asistennya, Thierry Henry (kiri), memberi instruksi pada laga perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, pada 6 Juli 2018. HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLAPelatih timnas Belgia, Roberto Martinez (kanan) dan asistennya, Thierry Henry (kiri), memberi instruksi pada laga perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, pada 6 Juli 2018.

KOMPAS.com - Sebelum menukangi timnas Belgia, Roberto Martinez, hanyalah pelatih di klub-klub medioker Liga Inggris. Meski tak pernah melatih klub top, Martinez berhasil menunjukkan kapasitasnya saat melatih De Rode Duivels.

Belgia menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang layak diperhitungkan usai mengalahkan juara bertahan Portugal dengan skor 1-0 pada babak 16 besar Euro 2020 yang digelar di Stadion La Cartuja, Sevilla, Senin (28/6/2021) dini hari WIB.

Gol semata wayang Thorgan Hazard pada menit ke-42 sudah cukup bagi De Rode Duivels, julukan timnas Belgia, untuk mengamankan tiket ke perempat final Euro 2020.

Kemenangan atas Portugal pada babak 16 besar juga melanjutkan tren positif Belgia sejak fase grup.

Pada babak penyisihan grup, Romelu Lukaku dkk menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan, mencetak tujuh gol, dan hanya kebobolan satu gol.

Baca juga: Hasil Belgia Vs Portugal - Setan Merah Susul Italia, Ronaldo dkk Tersingkir

Performa apik Belgia pada Piala Eropa kali ini tak lepas dari tangan dingin Roberto Martinez yang menukangi De Rode Duivels sejak 3 Agustus 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum dipercaya menangani timnas Belgia, pria asal Spanyol itu tak punya rekam jejak mentereng sebagai pelatih.

Martinez tercatat "hanya" pernah melatih Swansea City, Wigan Athletic, dan Everton.

Dari ketiga klub tersebut, Wigan Athletic adalah yang paling lama dilatih Roberto Martinez yaitu dari 2009 hingga 2013.

Bersama Wigan, Martinez sempat membuat kejutan dengan membawa klub yang ia asuh menjuarai Piala FA 2012-2013. Pada partai final di Stadion Wembley, Wigan sukses mengalahkan tim bertabur bintang Manchester City.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.