Bagaimana Cara Memilih Man of the Match dalam Pertandingan Sepak Bola?

Kompas.com - 21/06/2021, 20:40 WIB
BUDAPEST, HONGARIA - Cristiano Ronaldo berbicara kepada jurnalis usai meraih trofi Heineken Star of the Match usai laga Grup F Euro 2020 antara Hongaria vs Portugal di Puskas Arena 15 Juni 2021. Angel Martinez/©UEFABUDAPEST, HONGARIA - Cristiano Ronaldo berbicara kepada jurnalis usai meraih trofi Heineken Star of the Match usai laga Grup F Euro 2020 antara Hongaria vs Portugal di Puskas Arena 15 Juni 2021.

Sebagai contoh, Romelu Lukaku menjadi Pemain Terbaik Laga Belgia vs Rusia berkat dua gol yang ia cetak.

Pun demikian dengan Cristiano Ronaldo yang memborong dua gol ke gawang Hongaria.

Baca juga: Top Skor Euro 2020 - CR7 Teratas, Shaqiri Masuk Persaingan dan Bikin Rekor

Namun, Star of the Match dalam pertandingan Euro 2020 tidak hanya diraih oleh pemain yang berkontribusi berupa gol. Contohnya adalah Leonardo Spinazzola dan Federico Chiesa (Italia vs Wales) yang dianugerahi gelar Pemain Terbaik meski tak mencetak gol.

Lantas bagaimana cara memilih Man of the Match dalam pertandingan sepak bola?

Man of the Match secara resmi dipilih oleh penyelenggara pertandingan. Pihak penyelenggara biasanya akan membentuk sebuah tim khusus yang bertugas untuk menilai pemain selama turnamen berlangsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Piala Eropa kali ini, UEFA membentuk tim khusus yakni Technical Observers.

Tugas tim tersebut adalah menentukan siapa yang berhak menerima trofi Star of the Match berdasarkan penampilan si pemain di atas lapangan.

Tim Technical Observers UEFA ini diisi oleh sosok-sosok berpengalaman di lapangan hijau, mulai dari mantan pemain hingga pelatih.

Beberapa nama yang menghuni tim Technical Observers UEFA untuk Euro 2020 adalah Esteban Cambiasso, Aitor Karanka, Robbie Keane, Fabio Capello, serta David Moyes.

Baca juga: Profil Xherdan Shaqiri, Pencetak Gol Spektakuler di Dua Edisi Piala Eropa

Meski Pemain Terbaik Laga secara resmi dipilih oleh penyelenggara, beberapa pihak seperti media juga kerap memilih pemain terbaik versi mereka sendiri. Contohnya adalah pada laga Inggris vs Kroasia di Euro 2020.

Pada pertandingan tersebut, UEFA memilih sang pencetak gol tunggal kemenangan Inggris, Raheem Sterling, sebagai Star of the Match. Namun, berbeda dengan UEFA, BBC memilih Kalvin Phillips sebagai Player of the match.

Pada beberapa turnamen atau kejuaraan, fans juga dilibatkan untuk memilih Pemain Terbaik Laga. Hal ini dilakukan oleh FIFA pada Piala Dunia 2014.

Pada Piala Dunia 2014, FIFA bersama salah satu sponsor memberikan kesempatan kepada para penggemar untuk memilih Man of the Match melalui media sosial Twitter.

FIFA melakukan langkah tersebut untuk memberikan peluang bagi para penggemar sepak bola agar mereka bisa menjadi bagian dari olahraga yang mereka cintai.

Halaman:
Baca tentang


Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.