Kompas.com - 13/06/2021, 19:36 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Catatan termutakhir Tokyo 2021 menunjukkan bahwa per hari ada 225.000 penonton lokal pada Olimpiade Tokyo.

"Syaratnya, para penonton yang juga pemegang tiket pertandingan ini hadir menyaksikan laga-laga," ujar staf Tokyo 2020 Hidemasa Nakamura.

Baca juga: Mayoritas Pertandingan Olimpiade Tokyo Ada di Empat Lokasi Ini

Angka 225.000 penonton per hari, kata Nakamura, adalah hitungan 42 persen dari kapasitas total stadion.

Sementara itu, tiket-tiket yang sudah terjual adalah tiket-tiket untuk pertandingan di Tokyo, Chiba, Saitama, dan Kanagawa.

Greysia Polii bersama pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, berdiskusi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021), sebagai persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020.Dok. PBSI Greysia Polii bersama pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, berdiskusi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021), sebagai persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Sebanyak 70 persen tiket laga itu memang mengambil tempat pertandingan di keempat lokasi yang tadi saya sebutkan," kata Hidemasa Nakamura pada Jumat pekan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jepang tengah memerangi gelombang keempat pandemi Covid-19 sejak delapan minggu tatkala gaung pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 mengemuka.

Atlet angkat besi kelas 61 kilogram, Eko Yuli Irawan, sukses menyabet medali emas di SEA Games 2019.KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG Atlet angkat besi kelas 61 kilogram, Eko Yuli Irawan, sukses menyabet medali emas di SEA Games 2019.

Kini 10 prefektur di Jepang, termasuk Tokyo berstatus darurat hingga 20 Juni 2021.

Sementara itu, program vaksinasi di Jepang berjalan lambat.

Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021. PERBASI Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021.

Pemerintah Jepang dalam data terkininya menyebut baru sekitar 3 persen dari 128 juta penduduk yang sudah mendapat suntikan vaksinasi.

Ilustrasi vaksinUnsplash Ilustrasi vaksin

Tercatat ada 74.000 kasus Covid-19 dengan angka kematian hingga 13.000 orang.

Jepang, sekarang, memulai vaksinasi bagi atletnya yang ikut ambil bagian dalam Olimpiade dan Paralimpik Tokyo pada Selasa (1/6/2021).

Baca tentang


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X