Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Jeremy Doku, Si Raja Dribel dari Belgia

Kompas.com - 12/06/2021, 12:40 WIB
Medikantyo Junandika Adhikresna

Penulis

 

KOMPAS.com - Teknik menggiring bola menjadi salah satu keterampilan yang wajib dipelajari banyak pemain sepak bola ketika berusia belia.

Namun, tidak jarang terdapat pemain yang menguasainya sangat baik hingga melekat sebagai julukan ketika tampil bersama sebuah tim.

Contoh pemain tersebut adalah Jeremy Doku penyerang sayap (winger) anggota timnas Belgia di ajang Euro 2020.

Jeremy Doku mempunyai julukan sebagai The King of Dribbles atau Si Raja Dribel, berkat kelebihannya saat menggiring bola melewati adangan pemain lawan di lapangan hijau.

Seperti dilansir dari laman resmi Ligue 1, Jeremy Doku mempunyai postur tubuh 171 cm yang memberinya titik pusat gravitasi rendah serta kecepatan lari di atas rata-rata.

Bentuk kemampuan menggiring bola yang ditampilkan oleh Jeremy Doku, menurut banyak pengamat, seperti datang secara alamiah.

Baca juga: Asal-usul Timnas Belgia Dijuluki Setan Merah seperti Man United

Tidak mengherankan apabila Jeremy Doku kerap disebut juga sebagai penerus senior sekaligus kompatriotnya di timnas, Eden Hazard.

Anderlecht merupakan tim yang mengasah bakat Jeremy Doku, sekaligus menjadi klub profesional pertama sepanjang kariernya.

Jeremy Doku mendapatkan debut bersama tim senior Anderlecht ketika menginjak 16 tahun, dalam laga melawan Sint-Truiden di ajang kompetisi teratas Liga Belgia, Jupiler Pro League, pada 2018.

Momentum tersebut tidak terjadi, seandainya Jeremy Doku menerima tawaran Liverpool untuk bergabung dengan tim usia muda mereka di awal tahun yang sama.

Hanya saja, Anderlecht meminta bantuan penyerang timnas Belgia sekaligus mantan pemainnya, Romelu Lukaku, untuk membujuk Jeremy Doku agar mau bertahan.

Usaha tersebut membuahkan hasil positif, hingga Jeremy Doku mencatatkan 37 penampilan serta enam gol selama dua musim.

Sayangnya, krisis keuangan serta kegagalan menembus ajang Liga Champions membuat Anderlecht harus melepas salah satu bakat mudanya tersebut.

Rennes lantas menebus Jeremy Doku dengan banderol sebesar 27 juta euro atau sekitar 465 miliar rupiah pada Oktober 2020, sekaligus menjadi rekor penjualan pemain Anderlecht sepanjang sejarah mereka.

Bersama klub peserta kompetisi teratas Liga Perancis (Ligue 1) itu, Jeremy Doku mampu tampil sebanyak 37 kali sepanjang musim 2020-2021 termasuk enam laga di ajang Liga Champions.

Baca juga: Profil Kevin De Bruyne, Playmaker Andalan Man City dan Timnas Belgia

Torehan dua gol serta empat assist dari penampilan tersebut, sudah cukup menggoda pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez, untuk membawa Jeremy Doku sebagai bagian skuadnya di ajang Euro 2020.

Kini, Si Raja Dribel belia milik timnas Belgia itu menjadi salah satu bakat belia yang paling dinantikan penampilannya menurut laman BBC.

Biodata Singkat Jeremy Doku

  • Nama Lengkap: Jeremy Doku
  • Tempat/Tanggal Lahir: Borgerhout, Belgia/27 Mei 2002
  • Kebangsaan: Belgia
  • Tinggi Badan: 171 cm
  • Kaki Dominan: Kanan
  • Posisi Bermain: Penyerang sayap
  • Karier Sepak Bola: Anderlecht (2017-2020) Stade Rennes (2020-sekarang)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Borneo FC Dapat Pelajaran dari Persib Jelang Championship Series

Borneo FC Dapat Pelajaran dari Persib Jelang Championship Series

Liga Indonesia
Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Liga Indonesia
Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Liga Indonesia
Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bush Internasional

Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bush Internasional

Sports
Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Badminton
Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Liga Indonesia
5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

Timnas Indonesia
Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Timnas Indonesia
Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Timnas Indonesia
4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

Timnas Indonesia
Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Internasional
Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya 'Mantra Sakti'

Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya "Mantra Sakti"

Timnas Indonesia
Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Timnas Indonesia
Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com