Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengertian dan Tata Cara Melakukan Tip-off dalam Bola Basket

Kompas.com - 10/06/2021, 22:45 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - Tip-off atau juga dikenal dengan istilah jump ball merupakan bagian penting dari permainan bola basket. Tip-off menjadi tanda dimulainya sebuah pertandingan basket.

Sama seperti permainan bola besar lainnya, bola basket juga memiliki tata cara untuk memulai pertandingan.

Jika dalam permainan sepak bola mengenal istilah kick-off sebagai permulaan pertandingan, maka dalam bola basket terdapat istilah tip-off.

Pengertian Tip-off dalam Bola Basket

Mengutip situs web Rookie Road, setiap permainan bola basket dimulai dengan menggunakan tip-off.

Baca juga: Apa Itu Held Ball dalam Bola Basket?

Tip-off atau jump ball adalah gerakan melemparkan bola ke atas yang dilakukan oleh wasit (referee) di depan dua pemain berlawanan.

Bola yang dilambungkan wasit tersebut kemudian diperebutkan oleh dua pemain dari masing-masing tim yang bertanding.

Dengan kata lain, melompat mengambil bola yang terdiri atas seorang setiap regu saat awal permainan bola basket disebut jump ball atau tip-off.

Pada sebuah pertandingan bola basket, tip-off dilakukan di dalam lingkaran tengah lapangan.

Tip-off pun sudah menjadi aturan baku untuk memulai pertandingan bola basket.

Baca juga: Kesalahan Saat Melakukan Pivot dalam Bola Basket

Tata Cara Melakukan Tip-off

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) selaku induk organisasi bola basket dunia sudah membuat aturan mengenai tata cara pelaksanaan tip-off.

Berikut adalah cara melakukan tip-off atau jump ball dalam permainan bola basket.

  1. Masing-masing pelompat harus berdiri dengan kedua kaki berada di dalam lingkaran tengah yang paling dekat dengan ring basketnya sendiri dengan satu kaki dekat dengan garis tengah.
  2. Rekan satu tim tidak boleh menempati posisi yang berdekatan di sekitar lingkaran jika lawan ingin menempati salah satu posisi tersebut.
  3. Wasit kemudian akan melempar bola ke atas (secara vertikal) di antara dua pemain yang saling berhadapan, lebih tinggi dari jangkauan lompatan kedua pelompat tersebut.
  4. Bola harus ditepis setidaknya dengan salah satu tangan pelompat setelah mencapai titik tertingginya.
  5. Tidak boleh ada pelompat meninggalkan posisinya sampai bola ditepis secara sah.
  6. Tidak boleh ada pelompat yang menangkap atau melakukan tap bola lebih dari dua kali sampai bola tersebut menyentuh salah satu non pelompat atau lantai.
  7. Jika bola tidak ditepis oleh setidaknya salah satu pelompat, tip-off harus diulang.
  8. Tidak boleh ada bagian tubuh non-pelompat yang boleh berada di atas atau di atas garis lingkaran sebelum bola ditepis.

Baca juga: 4 Langkah Melakukan Bounce Pass dalam Bola Basket

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com