Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Sepak Bola Gajah Thailand Vs Indonesia

Kompas.com - 04/06/2021, 15:00 WIB
Kevin Topan Kristianto

Penulis

KOMPAS.com - Bagi pecinta olahraga sepak bola khususnya Tanah Air, pasti pernah mendengar sebutan "sepak bola gajah".

Istilah "sepak bola gajah" pernah diperbincangkan pada laga PSS Sleman kontra PSIS Semarang pada 2014.

Insiden itu terjadi ketika kedua tim bertemu pada babak delapan besar Divisi Utama di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Minggu (26/10/2014).

Pada laga tersebut PSS Sleman menang 3-2 atas PSIS Semarang. Namun, bukan perkara skor yang membuat laga tersebut disebut "sepak bola gajah".

Baca juga: Sejarah Kartu Merah dan Kuning dalam Sepak Bola

Akan tetapi, laga tersebut disebut "sepak bola gajah" lantaran lima gol itu semuanya tercipta dari bunuh diri. Kedua tim sama-sama sengaja mencetak gol bunuh diri agar lawannya unggul.

Jauh sebelum itu, istilah "sepak bola gajah" pernah terjadi di level internasional tepatnya pada ajang Piala AFF 1998 (dulu bernama Piala Tiger).

"Sepak bola gajah" terjadi pada laga antara Thailand melawan Indonesia di Grup A Piala Tigger 1998.

Kala itu, Thailand dan Indonesia saling berhadapan untuk menentukan juara Grup A dan peringkat kedua.

Baca juga: Apa Itu Corner Kick dalam Sepak Bola?

Pemenang antara laga Indonesia dan Thailand akan melawan Vietnam di babak semifinal Piala Tiger 1998.

Anehnya bukan saling mengalahkan, Indonesia dan Thailand malah sama-sama mengincar kekalahan agar tidak bertemu tuan rumah Vietnam yang tengah begitu menakutkan.

Kala itu Mursyid Effendi menjadi pemain pertama yang sengaja melakukan gol bunuh diri yang membuat Thailand merespon dengan melakukan tindakan serupa.

Hasil akhirnya berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Thailand.

Baca juga: Profil Evan Dimas, Pemain Langganan Timnas Indonesia

Setelah laga tersebut, kedua tim mendapat sanksi dari FIFA. Sementara, Mursyid Effendi mendapat larangan tampil di pentas internasional seumur hidup.

Adapun, hasil dari laga tersebut membuat pemain timnas Indonesia yang diturunkan sebagai starting line-up kala itu, Imam Riyadi sangat sedih.

Sebab, Imam Riyadi kala itu melakukan debutnya di ajang internasional dalam sebuah partai resmi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persebaya Belajar dari Musim Lalu, Coba Bersiap dengan Lebih Rapi

Persebaya Belajar dari Musim Lalu, Coba Bersiap dengan Lebih Rapi

Liga Indonesia
Ketika Harga Makanan dan Minuman Naik Saat Gelaran Euro 2024...

Ketika Harga Makanan dan Minuman Naik Saat Gelaran Euro 2024...

Internasional
Ronaldo dan Pepe Angkat Portugal, Pelajaran dari Veteran '80 Tahun'

Ronaldo dan Pepe Angkat Portugal, Pelajaran dari Veteran "80 Tahun"

Internasional
Persib Vs PSBS Biak Buka Liga 1 2024-2025, Laga Berat buat Bojan Hodak

Persib Vs PSBS Biak Buka Liga 1 2024-2025, Laga Berat buat Bojan Hodak

Liga Indonesia
Como Aktif di Bursa Transfer, Ali Jasim Merapat, Belotti Sepakat

Como Aktif di Bursa Transfer, Ali Jasim Merapat, Belotti Sepakat

Internasional
NOC Indonesia Rayakan Hari Olimpiade, Usung Tema Menjaga Merah Putih

NOC Indonesia Rayakan Hari Olimpiade, Usung Tema Menjaga Merah Putih

Sports
Jawaban Kapten Meksiko Edson Alvarez soal Ketertarikan Man United

Jawaban Kapten Meksiko Edson Alvarez soal Ketertarikan Man United

Liga Inggris
Hasil Copa America 2024 Meksiko Vs Jamaika, El Tri Menang 1-0

Hasil Copa America 2024 Meksiko Vs Jamaika, El Tri Menang 1-0

Internasional
Panjat Tebing Indonesia Tambah 2 Atlet Lolos Olimpiade Paris 2024

Panjat Tebing Indonesia Tambah 2 Atlet Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Daftar 6 Pemain Baru Borneo FC, dari Berpengalaman sampai Brasil

Daftar 6 Pemain Baru Borneo FC, dari Berpengalaman sampai Brasil

Liga Indonesia
Kroasia Vs Italia: Lupakan Kesempurnaan Spanyol, Azzurri Harus Bangkit

Kroasia Vs Italia: Lupakan Kesempurnaan Spanyol, Azzurri Harus Bangkit

Internasional
Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Internasional
Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Badminton
Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Internasional
Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com