Olimpiade Tokyo, Ada 1.000 Pelatih dan Ofisial Jepang Dapat Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 27/05/2021, 17:17 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer berbasis mRNA. Kini vaksin Pfizer dapat disimpan di suhu kulkas biasa. FDA telah izinkan penggunaan vaksin mRNA ini pada anak-anak usia 12 tahun hingga 15 tahun. SHUTTERSTOCK/ lupmotionIlustrasi vaksin Covid-19 Pfizer berbasis mRNA. Kini vaksin Pfizer dapat disimpan di suhu kulkas biasa. FDA telah izinkan penggunaan vaksin mRNA ini pada anak-anak usia 12 tahun hingga 15 tahun.

TOKYO, KOMPAS.com - Informasi terkini dari Komite Olimpiade Jepang per Rabu (26/5/2021) menunjukkan ada 1000 pelatih dan ofisial tim Jepang untuk Olimpiade dan Paralimpik Tokyo akan mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.

"Jadwal vaksinasi pada 1 Juni 2021," kata pernyataan resmi komite itu per Rabu (26/5/2021).

Vaksinasi menjadi salah satu syarat penting bagi Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.

Sementara jadwal Paralimpik Tokyo adalah pada 24 Agustus 2021 sampai dengan 5 September 2021.

Baca juga: Tahap Pertama, Jepang Rencanakan Vaksinasi 600 Atlet Olimpiade Tokyo

Sebagaimana diketahui, Jepang tidaklah luput dari serangan pandemi Covid-19, sama seperti negara-negara lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data terkini dari Tokyo 2020 menunjukkan total ada 2.500 atlet dan ofisial Jepang yang terdaftar berlaga di Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

"Kami akan menawarkan vaksinasi kepada mereka," kata pejabat Komite Paralimpiade Jepang, Miho Kuroda pada pertengahan Mei 2021 lalu.

Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021. PERBASI Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021.

Menurut laporan media Yomiuri Shimbun, vaksinasi bisa saja dimulai paling cepat pada awal Juni 2021.

Namun begitu, para pejabat mengatakan bahwa belum ada penetapan jadwal dan rincian lainnya, termasuk siapa saja yang bisa divaksinasi belum ada.

Halaman:


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.