Kompas.com - 21/05/2021, 17:20 WIB
Seorang atlet lempar cakram melakukan lemparan. www.worldathletics.orgSeorang atlet lempar cakram melakukan lemparan.

KOMPAS.com - Lempar cakram atau disebut discus throw dalam bahasa Inggris merupakan salah satu cabang olahraga atletik kategori lempar.

Cabang olahraga satu ini sering diperlombakan di setiap event olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.

Tujuan dari lempar cakram adalah melempar cakram sejauh mungkin.

Agar cakram yang dilemparkan bisa sejauh mungkin, para atlet bisa memilih jenis gaya lemparan.

Baca juga: Lempar Cakram: Sejarah dan Peraturan

Dalam lempar cakram terdapat dua jenis gaya lemparan yang biasa digunakan oleh para atlet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anung Hendar Isnanto dalam buku berjudul Seri Olahraga Atletik (2019), menyebut ada dua jenis gaya lemparan yaitu gaya belakang dan gaya samping.

Lempar Cakram Gaya Belakang

Jenis lemparan satu ini merupakan gaya yang dilakukan dengan posisi tubuh atlet berdiri membelakangi arah lemparan.

Lempar cakram menggunakan gaya belakang memiliki keuntungan jika dibandingkan dengan gaya samping.

Baca juga: Teknik Dasar Lempar Cakram dan Peraturannya

Sebab, teknik gaya belakang bisa membuat lemparan lebih luas, jadi bisa menghasilkan lemparan lebih jauh.

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan saat atlet menggunakan teknik gaya belakang untuk melempar cakram.

Halaman:


Sumber Skola
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.