Tradisi Unik dan Persaingan Sengit GP Monaco

Kompas.com - 19/05/2021, 19:21 WIB
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, menjalani sesi kualifikasi GP Monaco pada Sabtu (25/5/2019). AFP/ANDREJ ISAKOVICPebalap Mercedes, Lewis Hamilton, menjalani sesi kualifikasi GP Monaco pada Sabtu (25/5/2019).

AKHIR pekan ini, balapan Formula 1 akan kembali berlangsung. Balapan seri kelima musim F1 2021 akan digelar di sirkuit jalan raya yang legendaris, GP Monaco.

Ada tradisi unik pada balapan GP Monaco. Tradisi ini bahkan membedakan dengan penyelenggaraan balapan Formula 1 di sirkuit-sirkuit lainnya.

Tradisi ini adalah dengan meliburkan hari Jumat dari aktivitas kegiatan latihan bebas.

Sebagai konsekuensinya, para pebalap dan tim harus lebih awal bersiap untuk menjalani sesi latihan bebasnya pada hari Kamis.

Mengapa di GP Monaco ada tradisi libur untuk Formula 1 pada hari Jumat? Untuk tahu alasannya, kita sedikit mundur ke 1929.

Pada tahun itu, balapan diadakan pada minggu sama dengan perayaan keagaamaan, kenaikan Yesus Kristus atau Isa Almasih. Demi menghormati perayaan keagamaan tersebut, maka hari Jumat dipandang sebagai istirahat wajib.

Sebenarnya, acara keagamaan telah berkurang dan tidak lagi mempengaruhi jadwal balapan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Profil Lewis Hamilton, Pemilik Tinta Emas di Formula 1

Namun, sampai sekarang, penyelenggara F1 masih menghormati tradisi tersebut. Selain itu, ada alasan lain juga mengapa F1 diliburkan pada Jumat, yakni dari sisi komersial.

Monte Carlo menjadi pusat balapan F1 karena pelabuhannya dipenuhi kapal-kapal pesiar mewah, industri perhotelan, pusat bisnis perdagangan dan pusat hiburan serta pariwisata. Dengan demikian, ada kesempatan untuk pasokan logistik.

Ini juga memberi kesempatan kepada penduduk lokal untuk melakukan perjalanan sesuai keinginan mereka, sebelum jalan ditutup untuk balapan pada Minggu.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.