UEFA Mulai Penyelidikan terhadap 3 Klub Pembakang Anggota Super League

Kompas.com - 12/05/2021, 21:00 WIB
Presiden UEFA Aleksander Ceferin dalam sebuah pertemuan di markas UEFA, Nyon, Swiss, pada 4 Desember 2019. AFP/FABRICE COFFRINIPresiden UEFA Aleksander Ceferin dalam sebuah pertemuan di markas UEFA, Nyon, Swiss, pada 4 Desember 2019.

KOMPAS.com - Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah memulai penyelidikan terhadap tiga klub pembangkang yang belum menyatakan mundur proyek European Super League.

Adapun tiga klub yang dimaksud adalah Real Madrid, Barcelona, dan Juventus.

Mereka adalah pendiri Super League yang tersisa setelah sembilan klub lainnya resmi menyatakan mundur.

Teruntuk Barcelona dan Juventus, kedua tim sejatinya telah mengeluarkan pernyataan lewat laman resmi klub.

Namun, bunyi pernyataan yang dibuat tidak bernada pengunduran diri dari proyek Super League.

Baca juga: Florentino Perez: European Super League Belum Mati!

Di sisi lain, Florentino Perez selaku presiden Real Madrid dan pemimpin ESL tegas menyatakan langsung bahwa proyek tersebut belum berakhir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, UEFA telah mengutus badan disipliner mereka untuk menangani ketiga klub pembangkang itu.

Melansir dari The New York Times, Rabu (12/5/2021) malam WIB, UEFA dikabarkan telah mulai menyelidiki Real Madrid, Barcelona, dan Juventus yang masih terlibat ESL.

Penyelidikan awal dikabarkan akan memakan waktu hingga satu bulan. Kemudian, ketiga klub itu berpotensi mendapat hukuman berat dari UEFA.

Mereka dapat dijatuhi hukuman larangan berkompetisi di Liga Champions selama dua musim. Namun, kabarnya Madrid, Barca, dan Juve tidak akan diam saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X