Sejarah Guard of Honour, Simbol Penghormatan untuk Sang Juara

Kompas.com - 10/05/2021, 12:00 WIB
Para pemain Manchester City memberikan Guard of Honour kepada skuad Liverpool setelah The Reds memastikan diri menjadi juara Liga Inggris. Hal ini dilakukan Man City saat menjamu Liverpool di Stadion Etihad pada 2 Juli 2020. AFP/PETER POWELLPara pemain Manchester City memberikan Guard of Honour kepada skuad Liverpool setelah The Reds memastikan diri menjadi juara Liga Inggris. Hal ini dilakukan Man City saat menjamu Liverpool di Stadion Etihad pada 2 Juli 2020.

KOMPAS.com - Sebuah sikap berkelas dilakukan oleh skuad Sampdoria ketika bertamu ke markas sang juara Serie A 2020-2021, Inter Milan, pada laga pekan ke-35 kompetisi teratas Liga Italia, Sabtu (8/5/2021) malam WIB.

Sebelum sepak mula, skuad Sampdoria termasuk sang pelatih, Claudio Ranieri, berbaris di pinggir lapangan untuk memberikan guard of honour kepada Inter Milan.

Ranieri dan anak asuhnya membentuk dua baris lalu bertepuk tangan ketika para pemain Inter berjalan memasuki lapangan.

Skuad Sampdoria melakukan guard of honour sebagai bentuk penghormatan kepada Inter Milan yang sukses meraih scudetto Serie A 2020-2021.

Seusai pertandingan yang berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan Inter Milan tersebut, Ranieri mengaku bahwa ide guard of honour berasal darinya.

Baca juga: Apa Itu Player Escort dalam Sepak Bola?

"Saya memberi tahu (Fabio) Quagliarella dan para pemain bahwa akan lebih baik melakukan apa yang mereka lakukan di Inggris, dan mereka segera setuju dengan saya," ungkap Ranieri, dikutip Football Italia.

Maksud perkataan Ranieri adalah ia pernah mendapatkan perlakuan serupa yakni guard of honour dari tim lawan ketika ia membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris pada musim 2015-2016 lalu.

"Inilah olahraga. Saya percaya (semangat) olahraga harus ada dalam gerakan kecil ini, terutama untuk tim yang menang dengan empat putaran sisa. Kami mengalaminya di Leicester, menerima guard of honour di Chelsea pada pertandingan berikutnya," tutur Ranieri.

Lantas bagaimana sebenarnya sejarah guard of honour di dunia sepak bola?

Mengutip Sky Sports, guard of honour adalah suatu sikap di mana seseorang atau sekelompok orang berbaris untuk memberi selamat kepada orang lain atas suatu pencapaian.

Baca juga: Kenapa Liga Singapura, Filipina, dan Australia Tidak Ada Degradasi?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X