Kompas.com - 07/05/2021, 18:31 WIB
Seorang anak mengenakan masker saat berada di terminal keberangkatan Bandara Internasional Haneda, Tokyo, 31 Januari 2020. WHO menyatakan darurat global terkait penyebaran virus Corona, Covid-19. AFP/CHARLY TRIBALLEAUSeorang anak mengenakan masker saat berada di terminal keberangkatan Bandara Internasional Haneda, Tokyo, 31 Januari 2020. WHO menyatakan darurat global terkait penyebaran virus Corona, Covid-19.

TOKYO, KOMPAS.com - Kurang dari 100 hari pergelaran Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, pemerintah Jepang mengeluarkan kenijakan baru.

"Ada larangan terbang di atas lokasi-lokasi pertandingan Olimpiade Tokyo," ujar pernyataan Kementerian Transportasi Jepang, hari ini.

Menurut kementerian itu, kebijakan larangan terbang akan berlangsung mulai 21 Juli 2021 hingga 5 September 2021.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Pemerintah Jepang Mesti Cermat

"Kami mencegah terorisme terjadi selama Olimpiade dan Paralimpik Tokyo," ucap kementerian itu.

Zona larangan terbang itu berlaku dua jam sebelum pertandingan dan satu jam seusai pertandingan untuk seluruh jenis penerbangan dengan segala ukuran ketinggian penerbangan.

Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021. PERBASI Pebasket 3x3 putri Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, menjalani tes PCR menjelang persiapan menghadapi Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dalam turnamen di Graz, Austria, 24-30 Mei 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, kebijakan ini tidak berlaku bagi penerbangan sipil dalam negeri keberangkatan dan ketibaan di Bandara Haneda, Tokyo.

Larangan terbang juga berlaku pada penutupan dan pembukaan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo di atas Stadion Nasional Tokyo dan lokasi-lokasi utama pertandingan.

Secara rinci, kebijakan larangan terbang meliputi jarak 3 kilometer dari lokasi-lokasi pertandingan.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Jarak itu bisa diperpanjang untuk jarak 46 kilometer dari Stadion Nasional Tokyo untuk perayaan-perayaan pertandingan.

Kebijakan larangan terbang juga berlaku di luar Tokyo yakni di Sapporo, Prefektur Hokkaido.

Di Sapporo, penyelenggara memusatkan laga marathon.

Olimpiade Tokyo berlangsung mulai 23 Juli 2021 sampai dengan 8 Agustus 2021.

Sementara, Paralimpik Tokyo dimulai pada 24 Agustus 2021 hingga 5 September 2021.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X