Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Sistem Pertahanan Zone Marking pada Sepak Bola

Kompas.com - 04/05/2021, 18:40 WIB
Medikantyo Junandika Adhikresna

Penulis

KOMPAS.com - Olahraga sepak bola menjadikan selisih jumlah gol yang dibuat antar kedua tim di lapangan sebagai penentu kemenangan dalam sebuah pertandingan.

Ketentuan tersebut membuat setiap tim memiliki kewajiban untuk mencetak gol agar bisa menjadi pemenang atas kubu lawan.

Di sisi lain sebuah tim harus memiliki kemampuan untuk melindungi wilayah permainan dari serangan lawan agar tidak kemasukan gol.

Menurut buku Kepelatihan Sepak Bola: Teori dan Praktik (2018) oleh Ketut Chandra Adinata Kusuma, menjaga area sendiri merupakan salah satu macam stategi permainan sepak bola.

Bentuk strategi atau taktik bermain sepak bola yang menerapkan pola pertahanan dengan penjagaan daerah permainan disebut zone marking atau space covering.

Strategi atau taktik bermain sepak bola berupa zone marking berarti menempatkan setiap pemain untuk bertugas menjaga anggota tim lawan yang berada di sekitar posisinya.

Cirinya zone marking yaitu pola pertahanan permainan sepak bola dengan bertahan di daerahnya sendiri dengan cara membentuk formasi.

Langkah ini bisa dikombinasikan dengan penjagaan yang dilakukan dengan tukar menukar posisi penjagaan yang merupakan pola pertahanan sepak bola man marking yang fleksibel.

Baca juga: Peraturan Gol dalam Sepak Bola

Cara bertahan dengan sistem zone marking dikembangkan oleh pelatih asal Italia, Arrigo Sacchi, dengan menyebut empat bagian permainan sebagai acuan utama.

Empat acuan penting sistem pertahanan zone marking menurut Arrigo Sacchi adalah posisi bola, pemain lawan, adanya ruang terbuka dalam wilayah permainan, dan posisi rekan setim.

Unsur tersebut membuat taktik bermain sepak bola yang menerapkan pola pertahanan dengan penjagaan daerah permainan, zone marking, bisa berjalan dengan baik.

Taktik pertahanan zone marking kemudian bisa dibagi berdasarkan orientasi posisi bola maupun pergerakan pemain lawan, sebagai acuan sebuah tim untuk melindungi wilayah permainan.

Adapun sistem pertahanan zonal marking memiliki kelebihan dan kelemahan saat diterapkan oleh sebuah tim dalam pertandingan.

Kelebihan utama dari sistem pertahanan zone marking adalah posisi pemain yang tidak beranjak dari posisi aslinya ketika mampu merebut bola dari lawan.

Baca juga: Teknik Shooting atau Menembak dalam Sepak Bola

Sehingga, sebuah tim akan lebih mudah mengawali serangan balik ke wilayah lawan ketika telah menguasai bola.

Hanya saja, kelemahan dari sistem pertahanan zonal marking terletak pada kemungkinan sebaliknya yakni kesulitan membentuk kembali struktur permainan saat lawan melakukan serangan balik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com