Kompas.com - 04/05/2021, 14:20 WIB
Ilustrasi lari cepat shutterstockIlustrasi lari cepat

KOMPAS.com - Lari jarak pendek merupakan salah satu nomor cabang olahraga lari yang termasuk dalam kategori atletik.

Dalam modul Mengejar Prestasi, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi Paket C Setara SMA/MA Kelas XII (2020) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lari jarak pendek adalah lari yang diperlombakan di dalam lintasan lari dengan cara berlari secepat-cepatnya.

Jarak yang ditempuh oleh pelari dalam lari jarak pendek adalah 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Perlombaan lari jarak pendek dalam dunia atletik sering disebut sebagai sprint atau lari cepat.

Seorang pelari jarak pendek biasanya dipanggil dengan sebutan sprinter. Lari jarak pendek dapat dilakukan baik oleh pelari putra maupun putri.

Baca juga: Nomor-nomor Lari Jarak Pendek

Hal-hal utama yang harus diperhatikan dalam lari jarak pendek

Dalam melakukan lari jarak pendek, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pelari.

Berikut adalah hal-hal utama yang harus diperhatikan dalam perlombaan lari jarak pendek.

  1. Lari jarak pendek umumnya menggunakan start jongkok atau crouching start.
  2. Seorang pelari harus mendengarkan aba-aba ketika sudah dalam posisi start. Aba-aba yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah "BERSEDIA", "SIAP", "YA" atau bisa suara pistol.
  3. Saat berlari, posisi badan adalah condong ke depan dengan lengan tangan kanan ke arah dagu dan siku tangan ditekuk.
  4. Frekuensi gerakan kaki yang benar saat akan melakukan prinsip dasar lari jarak pendek adalah melangkah selebar dan secepat mungkin.
  5. Saat melangkah dilakukan tolakan menggunakan ujung kaki.
  6. Usahakan otot leher rileks ketika sedang berlari.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018). Lalu Muhammad Zohri finish di peringkat 2 dan melanjutkan pertandingan berikutnya untuk perebutan medali emas.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak semifinal Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018). Lalu Muhammad Zohri finish di peringkat 2 dan melanjutkan pertandingan berikutnya untuk perebutan medali emas.

Baca juga: Tips Memasuki Garis Finis saat Lari Jarak Pendek

Hal-hal yang Harus Dihindari dalam Lari Jarak Pendek

Salah satu hal yang harus dihindari dalam lari jarak pendek adalah terlambat start.

Selain itu, beberapa hal lain yang harus dihindari dalam lomba lari jarak pendek adalah badan terlalu condong ke depan, melakukan gerakan zigzag, mendaratkan kaki menggunakan tumit, dan juga mengurangi kecepatan menjelang garis finish.

Baca juga: Rangkaian Start Lari Jarak Pendek

Adapun, hal-hal yang dianggap tidak sah dalam lari jarak pendek yaitu:

  1. Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kali.
  2. Mengganggu pelari lain.
  3. Memasuki lintasan pelari lain.
  4. Keluar dari lintasan.
  5. Terbukti memakai obat perangsang atau doping.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X