Kompas.com - 25/04/2021, 16:20 WIB
Ban motor tim Repsol Honda sedang diselimuti tyre warmer atau penghangat ban. Sumber foto: Situs resmi Box Repsol (Dok.Box Repsol) Dok. Box RepsolBan motor tim Repsol Honda sedang diselimuti tyre warmer atau penghangat ban. Sumber foto: Situs resmi Box Repsol (Dok.Box Repsol)

KOMPAS.com - Bagi pencinta dunia balapan, khususnya MotoGP, pasti sudah tidak asing lagi dengan ritual ban motor balap yang diselimuti oleh suatu alat.

Seperti diketahui, menjelang balapan atau sebelum digunakan ban "kuda besi" para pebalap pasti selalu diselimuti.

Kenapa ban MotoGP diselimuti sebelum balapan?

Berdasarkan situs Box Repsol, agar ban balap dapat menghasilkan performa yang optimal, ban harus mencapai suhu tinggi guna meningkatkan daya rekatnya pada aspal.

Baca juga: Perbedaan Motor MotoGP, Moto2, dan Moto3

Oleh karena itu, ban diselimuti oleh alat bernama tyre warmer atau penghangat ban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih melansir dari sumber yang sama, Michelin menetapkan bahwa ban harus diselimuti tyre warmer setidaknya selama satu jam.

Hal itu agar ban mencapai suhu 90 derajat celcius sebelum dibawa ke lintasan.

Kendati demikian, pihak Michelin juga merekomendasikan untuk memanaskan ban hingga dua jam pada beberapa kesempatan.

Baca juga: Profil Francesco Bagnaia, Sosok Murid Valentino Rossi

Adapun, temperatur balapan yang ideal untuk ban depan adalah sekitar 100 derajat celcius, sedangkan 120 derajat celcius atau lebih disarankan untuk ban belakang.

Tapi apakah benar demikian?

Menurut manajer balap Michelin, Piero Taramasso, menghangatkan ban ke temperatur itu tidak berdampak pada performa.

Baca juga: Profil Johann Zarco, Rider MotoGP asal Perancis

"Dari hasil penelitian kami, penghangatan tidak berdampak pada grip, tapi mungkin berfungsi sebagai warm up," kata Piero Taramasso seperti mengutip dari GridOto.com dari Motomatters.com.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X