Kompas.com - 21/04/2021, 21:14 WIB
Timnas Jepang memastikan diri ke babak 16 besar Piala Asia 2019 sebagai juara Grup F seusai menang atas Uzbekistan, 17 Januari 2019. www.THE-AFC.comTimnas Jepang memastikan diri ke babak 16 besar Piala Asia 2019 sebagai juara Grup F seusai menang atas Uzbekistan, 17 Januari 2019.

ZURICH, KOMPAS.com - Timnas sepak bola pria Jepang menantang juara Piala Dunia, Perancis pada kualifikasi Grup A sepak bola Olimpiade Tokyo.

Undian sudah berlangsung di Zurich, Austria, hari ini.

"Selain Jepang dan Perancis, penghuni Grup A adalah Afrika Selatan dan Meksiko," kata pernyataan Tokyo 2020, penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

Menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, Jepang masih mencatatkan angka kematian tinggi pandemi Covid-19.

Baca juga: Tokyo 2020 Tingkatkan Frekuensi Tes Covid-19 untuk Atlet Olimpiade Tokyo

"Angka kematian mencapai 9.500 orang," kata pernyataan terkini Kementerian Kesehatan Jepang, Rabu (14/4/2021).

Angka kematian itu, bila dibandingkan dengan berbagai negara di dunia mungkin lebih kecil.

Namun, angka itu menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia.

Pada saat sama, angka pandemi Covid-19 mencatatkan pertumbuhan hingga 1.000 kasus di Osaka.

French national team players pose prior to the UEFA Euro 2020 qualifying Group H football match between France and Albania at the Stade de France stadium in Saint-Denis, near Paris, on September 7, 2019. 1st row, from L: France's forward Antoine Griezmann, midfielder Corentin Tolisso, midfielder Blaise Matuidi, forward Thomas Lemar, forward Kingsley Coman.
timnas perancisAFP/ GEOFFROY VAN DER HASSELT French national team players pose prior to the UEFA Euro 2020 qualifying Group H football match between France and Albania at the Stade de France stadium in Saint-Denis, near Paris, on September 7, 2019. 1st row, from L: France's forward Antoine Griezmann, midfielder Corentin Tolisso, midfielder Blaise Matuidi, forward Thomas Lemar, forward Kingsley Coman. timnas perancis

"Ini peningkatan jumlah yang tinggi kali pertama di Osaka," kata pernyataan pemerintah Kota Osaka.

Pada pertengahan Februari 2021, Jepang melakukan vaksinasi untuk para tenaga medis.

Namun begitu, program vaksinasi melambat lantaran pasokan dari Pfizer yang terkendala distribusinya.

Sementara, vaksinasi untuk kelompok lanjut usia, di atas 60 tahun, berlangsung mulai 12 April 2021.

Jika para atlet jadi mendapat vaksinasi, mereka mesti menanti urutan setelah vaksinasi para lansia.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X