Kompas.com - 20/04/2021, 23:03 WIB
Ilustrasi vaksin Pixabay/TorstensimonIlustrasi vaksin

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang masih sangat berhitung tentang pandemi meski perhelatan Olimpiade Tokyo sudah kurang dari 100 hari lagi.

Ikhwal jumlah penonton, misalnya, untuk lokasi laga besar, batas jumlah penonton adalah 20.000 orang.

"Namun, akan lebih banyak lagi penonton diizinkan asalkan situasi pandemi membaik," kata pernyataan Tokyo 2020, hari ini.

Di sejumlah wilayah di Jepang, termasuk Tokyo dan Osaka, peningkatan jumlah terpapar virus Covid-19 meninggi.

Pimpinan Prefektur Ehime, misalnya, berencana membatalkan kirab Obor Olimpiade.

Di Okinawa, kirab obor tak akan digelar di jalan raya lantaran menghindari kerumunan penonton.

Olimpiade Tokyo akan berlangsung mulai 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Menanti Peraturan Jumlah Penonton Domestik

Kurang dari 100 hari jelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, Jepang masih mencatatkan angka kematian tinggi pandemi Covid-19.

"Angka kematian mencapai 9.500 orang," kata pernyataan terkini Kementerian Kesehatan Jepang, Rabu (14/4/2021).

Angka kematian itu, bila dibandingkan dengan berbagai negara di dunia mungkin lebih kecil.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X