Kompas.com - 16/04/2021, 19:15 WIB
Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang. REUTERS via ABC INDONESIADua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo menegaskan kembali keputusan yang sudah diambil berkenaan dengan pesta akbar olahraga multicabang tersebut.

"Tidak terpikir bagi kami untuk membatalkan Olimpiade," kata CEO Tokyo 2020, Seiko Hashimoto, pada Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Masih Tingginya Angka Pandemi Bikin Turnamen Marathon Jelang Olimpiade Tokyo Dibatalkan

Penegasan Seiko Hashimoto itu berkait dengan pernyataan orang nomor dua partai berkuasa, LDP, Toshihiro Nikai, mengatakan bahwa jika pandemi Covid-19 masih berlanjut, ada pertimbangan membatalkan Olimpiade Tokyo.

Pada Kamis, kota besar kedua di Jepang, Osaka, misalnya, mencatatkan 1.208 kasus pandemi terbaru Covid-19.

Pemberian suntikan vaksinPixabay/kfuhlert Pemberian suntikan vaksin

Angka itu sudah kali ketiga melampaui capaian 1.000 kasus.

Pada pertengahan Februari 2021, Jepang melakukan vaksinasi untuk para tenaga medis.

Namun begitu, program vaksinasi melambat lantaran pasokan dari Pfizer yang terkendala distribusinya.

Sementara, vaksinasi untuk kelompok lanjut usia, di atas 60 tahun, berlangsung mulai 12 April 2021.

Jika para atlet jadi mendapat vaksinasi, mereka mesti menanti urutan setelah vaksinasi para lansia.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X