Masih Tingginya Angka Pandemi Bikin Turnamen Marathon Jelang Olimpiade Tokyo Dibatalkan

Kompas.com - 16/04/2021, 16:46 WIB
 Ilustrasi vaksinasi. Dok. Shutterstock Ilustrasi vaksinasi.

SAPPORO, KOMPAS.com - Persis 100 hari, Rabu (14/4/2021), Jepang masih mencatatkan angka terinfeksi virus Covid-19 tinggi.

"Angka kematian mencapai 9.500 orang," kata pernyataan terkini Kementerian Kesehatan Jepang, Rabu (14/4/2021).

Angka kematian itu, bila dibandingkan dengan berbagai negara di dunia mungkin lebih kecil.

Namun, angka itu menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Pemerintah Sapporo Batalkan Perhelatan Marathon 10 Kilometer

Pada saat sama, angka pandemi Covid-19 mencatatkan pertumbuhan hingga 1.000 kasus di Osaka.

"Ini peningkatan jumlah yang tinggi kali pertama di Osaka," kata pernyataan pemerintah Kota Osaka.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

Pada pertengahan Februari 2021, Jepang melakukan vaksinasi untuk para tenaga medis.

Namun begitu, program vaksinasi melambat lantaran pasokan dari Pfizer yang terkendala distribusinya.

Sementara, vaksinasi untuk kelompok lanjut usia, di atas 60 tahun, berlangsung mulai 12 April 2021.

Jika para atlet jadi mendapat vaksinasi, mereka mesti menanti urutan setelah vaksinasi para lansia.

Salju menyelimuti area Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Salju menyelimuti area Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.

Pemerintah Kota Sapporo di Prefektur Hokkaido, Jepang, sementara itu membatalkan perhelatan cabang olahraga atau cabor marathon 10 kilometer di kota itu.

"Cabor itu sejatinya berlangsung bulan depan, 5 Mei 2021," kata pernyataan pemerintah tersebut.

Pemicu pembatalan adalah kenaikan angka pasie terpapar virus Covid-19 di kota itu.

Lomba itu berkaitan dengan bagian dari Olimpiade Tokyo.

Lomba tersebut bertajuk Hokkaido-Sapporo Marathon Festival.

Seorang polisi berjaga di area acara Sapporo Snow Festival 2019 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Seorang polisi berjaga di area acara Sapporo Snow Festival 2019 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019).

Marathon 10 kilometer menjadi pengantar bagi lomba lari setengah (half) marathon yang menjadi uji coba untuk persiapan Olimpiade Tokyo.

Olimpiade Tokyo akan berlangsung mulai 23 Juli 2021.

Prefektur Hokkaido berikut ibu kotanya, Sapporo, kembali mengalami peningkatan paparan pandemi varian Covid-19.

Pemerintah Sapporo sudah meminta warga masyarakat tidak keluar rumah jika mereka tidak memiliki kepentingan mendesak.

Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.Shutterstock Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.

Kebijakan itu termasuk juga larangan bagi warga tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

Menurut rencana, kebijakan itu berakhir pada Jumat (18/4/2021).

Pemerintah Prefektur Hokkaide dan Kota Sapporo bakal mengambil langkah memperpanjangan kebijakan itu hingga 14 Mei 2021.

"Kebijakan itulah yang juga mendasari pembatalan marathon 10 kilometer dimaksud," kata pernyataan kedua pemerintah tersebut.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X