Kompas.com - 16/04/2021, 15:00 WIB
Atlet pencak silat putri Indonesia, Wita Wewey (biru), bertanding melawan pesilat asal Vietnam, Tran Thi Them (merah), pada partai final kelas B putri 50 kg sampai 55 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOAtlet pencak silat putri Indonesia, Wita Wewey (biru), bertanding melawan pesilat asal Vietnam, Tran Thi Them (merah), pada partai final kelas B putri 50 kg sampai 55 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

KOMPAS.com - Dalam olahraga pencak silat, terdapat taktik untuk memenangkan sebuah pertandingan.

Strategi atau siasat yang dilakukan sebelum pertandingan pencak silat disebut taktik yang terdiri dari dua jenis.

Dua taktik penting dalam pencak silat adalah taktik bertahan dan menyerang.

Taktik bertahan dalam pencak silat

Taktik pertahanan dalam silat bertujuan untuk menahan atau menghindari serangan lawan.

Baca juga: Istilah-istilah dalam Pencak Silat

Dikutip dari Buku Ajar Pembelajaran Pencak Silat (2018) karya Nurul Ihsan, taktik bertahan dalam silat ada dua, yaitu:

  • Bertahan pasif

Taktik bertahan pasif dilakukan dengan menghindari serangan dan kemudian melakukan serangan kepada lawan secara cepat.

  • Bertahan aktif

Berbeda dengan taktik bertahan pasif, taktik ini dilakukan dengan cara memancing lawan agar melakukan serangan.

Baca juga: 10 Perguruan Pencak Silat di Indonesia

Umumnya taktik ini dilakukan oleh atlet pencak silat yang memiliki teknik bantingan yang baik.

Ilustrasi taktik dan strategi bertahan pada pencak silatkemdikbud Ilustrasi taktik dan strategi bertahan pada pencak silat

Taktik menyerang dalam pencak silat

Ada taktik bertahan, tentu saja ada taktik menyerang. Dalam pencak silat, hal ini diperlukan sebagai bentuk tindak lanjut dari taktik bertahan.

Secara garis besar, taktik menyerang dalam pencak silat mengandalkan kemampuan tangan serta tungkai kaki.

Dalam Modul Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SMA Kelas XII (2019) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, taktik menyerang pada pencak silat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu taktik serangan langsung dan serangan tidak langsung.

Baca juga: Ragam Tendangan dalam Pencak Silat

  • Serangan langsung

Taktik serangan langsung adalah upaya untuk mengalahkan lawan yang dilakukan dengan cara langsung menyerang pada sasaran yang diinginkan.

  • Serangan tidak langsung

Berkebalikan dengan serangan langsung, taktik serangan tidak langsung adalah serangan yang dilakukan dengan cara sebelum melakukan serangan pada sasaran, pesilat melakukan gerakan-gerakan awalan untuk mengecoh lawan sehingga posisi lawan berubah dan selanjutnya melakukan serangan pada sasaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X