Pegolf Muda Indonesia Kelahiran AS "Sapu Bersih" Masalah Sampah

Kompas.com - 15/04/2021, 21:21 WIB
Pegolf muda Indonesia kelahiran AS, Laura Seca Widyatmodjo PRET-A-PORTRAITPegolf muda Indonesia kelahiran AS, Laura Seca Widyatmodjo

Langkah lain yang Laura Seca lakukan untuk pengelolaan sampah adalah menggalang dana dalam Gerakan Junior Golfers A Cause.

Tujuan Gerakan Junior Golfers For A Cause adalah melakukan kegiatan sosial berupa pengumpulan donasi untuk disumbangkan ke organisasi yang bergerak di konservasi atau edukasi lingkungan hidup.

Cara mereka mengumpulkan donasi ini cukup unik, yaitu dengan melakukan juggling golf ball untuk setiap seribu rupiah yang masuk.

Saat dihubungi pada Sabtu (10/4) lalu, Laura menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilakukan sejak 25 Maret lalu, dan akan berlangsung hingga 30 April 2021 dan saat ini donasi yang sudah terkumpul adalah sekitar Rp 6,5 juta.

Baca juga: Usai Vaksinasi, PGI Gelar 2 Agenda Golf

Artinya, Laura dan teman-temannya sudah memantulkan bola golf sebanyak 6500 kali.

Rencananya, donasi yang terkumpul akan diserahkan pada Teens Go Green Indonesia, sebuah komunitas anak muda yang melakukan kegiatan edukasi lingkungan bagi para remaja.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya memilih organisasi ini karena mereka memiliki program mendidik anak remaja tentang bahayanya sampah plastik di laut atau perairan kita," jelas Laura yang sempat meraih juara 3 ajang IJG (Indonesian Junior Golf) Premier League 3 di Jakarta.

"Setiap orang dan siapa saja dapat berpartisipasi dalam Gerakan Junior Golfers for A Cause meskipun Anda bukan seorang pegolf," terang Laura.

Baca juga: Pegolf Jepang Hideki Matsuyama Ukir Sejarah Masters Tournament, Tiger Woods Bereaksi

Gerakan Junior Golfers For A Cause tidak hanya berlangsung satu atau dua bulan, tapi akan terus berlanjut hingga akhir 2021.

"Ya, saya berencana untuk melanjutkan kampanye ini selama tahun ini dan memberikan donasi yang terkumpul untuk beberapa proyek berbasis lingkungan lainnya," ujarnya yang pernah mengikuti ajang FOBISIA (Federation of British International Schools in Asia) di Yangon, Myanmar.

Junior Golfer for a Cause ini sebetulnya bukan gerakan pertama Laura dalam perhatiannya pada lingkungan.

Setahun sebelumnya ia dan teman-temannya sudah menciptakan bisnis kecil bernama Boba Gals.

"Keuntungan yang kami peroleh dari bisnis ini kami sumbangkan ke beberapa proyek yang berhubungan dengan kesehatan, lingkungan, dan pendidikan," tandasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X