UU ITE Trending Topic, Kisruh Valentino Simanjuntak dengan Netizen Berlanjut

Kompas.com - 14/04/2021, 08:18 WIB
Presenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). TRI MEILINA/BOLASPORT.COMPresenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

KOMPAS.com - Konflik komentator sepak bola, Valentino Simanjuntak, dengan beberapa akun sepak bola dan fans di media sosial (medsos) berlanjut pada Rabu (14/4/2021) dini hari WIB.

Pria yang akrab disapa Bung Valent itu sampai berniat melaporkan akun Twitter @SiaranBolaLive karena dianggap melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pelanggaran yang dimaksud karena akun tersebut menuliskan kicauan yang bernada hate speech alias penghinaan kepada Valentino Simanjuntak.

Adapun kejadian itu sendiri mencuat pada Rabu dini hari WIB saat laga-laga Liga Champions bergulir.

Tweet negatif dari @SiaranBolaLive kemudian langsung ditanggapi oleh Valentino Simanjuntak.

Baca juga: Waketum PSSI Berharap Izin Liga 1 Segera Turun

Sontak, Valentino yang merasa tersinggung membalas dengan ancaman akan melaporkan admin akun tersebut ke ranah hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, sang komentator juga menuntut permintaan maaf dari admin @SiaranBolaLive secara tertulis ataupun video.

Setelah Valentino memberikan respons, menyatakan rasa tidak nyaman, hingga memberikan ancaman pidana, admin @SiaranBolaLive akhirnya menyerah.

Admin @SiaranBolaLive mengutarakan permintaan maaf lewat video yang diunggah langsung melalui akunnya.

Diketahui bahwa admin @SiaranBolaLive adalah seorang pria bernama AW yang berasal dari Jakarta Timur.

"Mohon maaf kepada Bang Valentino Simanjuntak karena tweet saya dengan kata-kata tidak sopan," kata AW.

"Sekali mohon maaf. Salam, semoga sepak bola Indonesia semakin baik," demikian pernyataan maafnya.

Konflik Valentino Simanjuntak dengan akun di media sosial ini bukanlah hal baru.

Kisruh di media sosial ini bermula dengan konflik antara admin twitter resmi Bali United dan Valentino pada Minggu (11/4/2021).

Admin Bali United meminta ke pihak Indosiar selaku pemegang hak siar Piala Menpora 2021, agar pertandingan Serdadu Tridatu vs PS Sleman "tidak terlalu dibawa dengan hiperbola" walau cuitan tersebut akhirnya dihapus.

Hal tersebut kemudian memantik warganet untuk mengkritik gaya bahasa Valentino yang diklaim berisik dan berlebihan dalam membawakan pertandingan.

Lebih lanjut, kolom komentar Instagram dan Twitter Valentino pun banyak dikirim kritikan, dengan banyak yang mengarah ke caci maki.

Pada akhirnya, muncul suatu tagar #GerakanMuteMassal di media sosial.

Baca juga: Hasil PSS Vs Bali United, Super Elang Jawa Susul Persib ke Semifinal Piala Menpora

Valentino Simanjuntak yang juga sering dipanggil Bung Jebret ini mengaku tidak mempermasalahkan gerakan itu.

Hanya saja, dia tidak terima dengan akun-akun medsos yang melontarkan komentar yang kelewat batas.

Valentino pun mengklaim saat ini bersama kuasa hukumnya melacak sejumlah akun yang dianggapnya melanggar UU ITE.

"Gua mencatat beberapa akun yang ngomongnya kasar, ada sekitar 30 akun yang enggak cuma sekali kasih komen," kata Bung Valent dikutip dari kanal YouTube Jebreeet Media, Selasa (13/4/2021).

"Setelah dilihat, rata-rata mereka followers-nya nol. Nah, itu sudah gua serahkan ke kantor firma hukum karena kita juga harus mengedukasi (netizen)."

"Firma ini yang ngontak gua untuk urusan UU ITE segala macam. Sudah gua serahkan ke firma ini."

Baca juga: Tersingkir di Piala Menpora, Bali United Alihkan Fokus ke Piala AFC

"Ada sekitar 30 yang lagi di-monitoring dan akan dilanjutkan sama mereka, gua sudah kasih surat kuasanya. We will see bagi yang sudah kelewat batas," tandasnya.

"Gua hadir di sini, gua tidak akan berargumen dan berdebat. Jadi kalau memang #GerakanMuteMassal itu dilakukan, silakan dilakukan," lanjut Bung Valent.

"Itu semua kan karena adanya sebuah gerakan. Namanya gerakan itu, apakah itu bergerak sendiri atau digerakkan, yang penting bergerak."

"Tidak ada kebaperan atau kekecewaan. Apa pun gerakan yang teman-teman lakukan kalau memang itu berdasarkan keresahan dan itu perlu, go for it dan silakan dilakukan."

"Karena gerakan yang muncul dari diri sendiri dan untuk keinginan yang lebih baik itu kan enggak usah dibendung," tuturnya menjelaskan.

Sejauh ini, beragam reaksi muncul dari para netizen, baik yang pro atau kontra dengan tindakan Valentino.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peran FIFA sebagai Induk Organisasi Sepak Bola Internasional

Peran FIFA sebagai Induk Organisasi Sepak Bola Internasional

Sports
Telan Kekalahan Perdana, PSIS Petik Pelajaran Berharga dari Laga Melawan Persib

Telan Kekalahan Perdana, PSIS Petik Pelajaran Berharga dari Laga Melawan Persib

Liga Indonesia
Fakta Unik Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Kode Rachmat Irianto

Fakta Unik Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Kode Rachmat Irianto

Liga Indonesia
Klasemen Liga 1: Usai Nodai Rekor PSIS, Persib Gusur Bhayangkara FC

Klasemen Liga 1: Usai Nodai Rekor PSIS, Persib Gusur Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Hasil Kualifikasi Piala Asia U23: Indonesia Tumbang, Malaysia Menang, Thailand...

Hasil Kualifikasi Piala Asia U23: Indonesia Tumbang, Malaysia Menang, Thailand...

Liga Indonesia
Final Piala Liga Jepang 2021 Bakal Disiarkan dengan Komentator Indonesia

Final Piala Liga Jepang 2021 Bakal Disiarkan dengan Komentator Indonesia

Liga Lain
Profil Kai Havertz, Pemain Serba Bisa Chelsea Asal Jerman

Profil Kai Havertz, Pemain Serba Bisa Chelsea Asal Jerman

Sports
Pelatih Persib Sebut Maung Bandung Layak Menang atas PSIS

Pelatih Persib Sebut Maung Bandung Layak Menang atas PSIS

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga Italia: AC Milan ke Puncak Usai Bangkitkan Rekor 67 Tahun Silam

Hasil dan Klasemen Liga Italia: AC Milan ke Puncak Usai Bangkitkan Rekor 67 Tahun Silam

Liga Italia
Jadwal French Open 2021, Praveen/Melati dan Ahsan/Hendra Main Hari Ini

Jadwal French Open 2021, Praveen/Melati dan Ahsan/Hendra Main Hari Ini

Badminton
Hasil Piala Liga Inggris: Arsenal ke 8 Besar Usai Tekuk Leeds, Chelsea Menyusul

Hasil Piala Liga Inggris: Arsenal ke 8 Besar Usai Tekuk Leeds, Chelsea Menyusul

Liga Inggris
Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Shin Tae-yong Puji Spirit Ernando Ari dkk

Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Shin Tae-yong Puji Spirit Ernando Ari dkk

Liga Indonesia
Rekap Hasil French Open 2021, 4 Wakil Indonesia Mulus ke 16 Besar

Rekap Hasil French Open 2021, 4 Wakil Indonesia Mulus ke 16 Besar

Badminton
Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Liga Indonesia
Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Liga Italia
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.