IBL 2021 Jadi Contoh Kesuksesan Event Olahraga di Tengah Pandemi

Kompas.com - 11/04/2021, 09:20 WIB
Pertandingan seri kelima IBL Pertamax 2020 antara NSH Jakarta vs Amartha Hangtuah, di GOR Jayabaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (29/2/2020). Dok. IBLPertandingan seri kelima IBL Pertamax 2020 antara NSH Jakarta vs Amartha Hangtuah, di GOR Jayabaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (29/2/2020).


KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir, mengapresiasi sejumlah kegiatan masyarakat yang bisa terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Secara khusus, Erick Thohir menyoroti event Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021.

Erick Thohir menilai IBL 2021 menjadi contoh kegiatan industri olahraga yang bisa tetap berjalan tanpa melupakan unsur keselamatan selama pandemi virus corona.

Fase pertama IBL 2021 digelar di Robinson Resort, Cisarua, Bogor, pada 10 Maret-10 April dengan menggunakan sistem gelembung (bubble) dan tanpa penonton. 

Baca juga: Menpora Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan IBL 2021

Artinya, seluruh atlet, ofisial, dan panitia kompetisi dilarang berinteraksi dengan orang luar demi mencegah penyebaran virus corona.

Kesuksesan pelaksanaan IBL membuktikan bagaimana pemulihan kesehatan dan ekonomi dapat berjalan beriringan.

"Kita dapat menjadikan kesuksesan seri pertama IBL sebagai bukti bagaimana pemulihan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan dengan seiring," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com, Minggu (11/4/2021).

"Kita bisa melihat walau dengan sistem bubble, tidak mengurangi kualitas kompetisi dan mampu menghibur masyarakat."

"Alhamdulillah hal ini bersamaan dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin," ujar Erick Thohir melanjutkan.

Erick Thohir berharap kesuksesan seri pertama IBL 2021 bisa menjadi awal kebangkitan industri secara umum, khususnya olahraga.

Baca juga: Sejumlah Kasus Covid-19 Ditemukan dalam 10 Hari Bergulirnya IBL 2021

Erick optimistis dengan menyeimbangkan disiplin prokes dan kepentingan olahraga, hal itu akan memberi dampak besar bagi masyarakat.

"Ekonomi akan terus berputar. Di sisi lain, atlet akan terus berkompetisi untuk meningkatkan kemampuan," ujarnya.

"Masyarakat tetap mendapatkan hiburan, sehingga perlahan kita bersama dapat melalui pandemi dengan optimistis tanpa melupakan protokol kesehatan."

Adapun fase kedua IBL 2021 akan berlanjut untuk memainkan babak play-off hingga final pada 23 Mei-6 Juni di Kelapa Gading, Jakarta.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X