Kompas.com - Diperbarui 22/01/2022, 20:55 WIB
Atlet jalan cepat Indonesia, Hendro (kedua kiri), bertanding pada final jalan cepat 20.000 meter putra SEA Games XXIX di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/8/2017). Hendro berhasil pecahkan rekor dan menyabet emas dengan catatan waktu satu jam 32 menit 11 detik. ANTARA FOTO / SIGID KURNIAWANAtlet jalan cepat Indonesia, Hendro (kedua kiri), bertanding pada final jalan cepat 20.000 meter putra SEA Games XXIX di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/8/2017). Hendro berhasil pecahkan rekor dan menyabet emas dengan catatan waktu satu jam 32 menit 11 detik.

KOMPAS.com - Jalan cepat berbeda dengan lari kendati keduanya termasuk cabang olahraga atletik.

Jalan cepat disebut dengan istilah racewalking (atau juga race walking) merupakan salah satu cabang olahraga atletik.

Perbedaannya dengan lari adalah, gerakan kaki pada jalan cepat salah satu kakinya selalu menyentuh atau menapak ke tanah. Sementara pada lari, ada momen di mana keduanya di atas tanah. 

Olahraga jalan cepat berada di bawah naungan induk organisasi atletik dunia yaitu Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF).

Baca juga: Apa Perbedaan antara Lari dan Jalan Cepat?

Mengutip laman resmi IAAF, nomor jalan cepat yang dilombakan pada Olimpiade musim panas adalah 20 kilometer (putra dan putri) serta 50 kilometer (putra).

Sejarah Jalan Cepat

Melansir laman IAAF, lomba berjalan dimulai dari abad ke-17 dan ke-18. Pada masa itu, para pejalan (footmen) akan berlari dan/atau berjalan di samping pelatih mereka.

Para bangsawan pada masa tersebut akan bertaruh siapa di antara mereka yang bisa memenangi perlombaan.

Jalan cepat kemudian menjadi aktivitas profesional yang semakin populer pada abad ke-19.

Baca juga: Prinsip Dasar Jalan Cepat

Pada ajang Olimpiade, jalan cepat putra dengan jarak 20 kilometer mulai dilombakan pada 1956.

Kemudian untuk putri, nomor jalan cepat mulai dilombakan pada Olimpiade 1992 dengan jarak awal adalah 10 kilometer, lalu meningkat menjadi 20 kilometer pada tahun 2000.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta yang Buat Semifinal SEA Games 2021 Semakin Menarik

7 Fakta yang Buat Semifinal SEA Games 2021 Semakin Menarik

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games Indonesia Vs Thailand: Garuda Berbahaya, Lari 90 Menit Tanpa Henti

Semifinal SEA Games Indonesia Vs Thailand: Garuda Berbahaya, Lari 90 Menit Tanpa Henti

Liga Indonesia
Link Live Streaming Bulu Tangkis SEA Games 2021 Indonesia Vs Vietnam, Mulai Pukul 09.00 WIB

Link Live Streaming Bulu Tangkis SEA Games 2021 Indonesia Vs Vietnam, Mulai Pukul 09.00 WIB

Sports
Aji Santoso Butuh Sosok Pengganti Samsul Arif untuk Sempurnakan Persebaya

Aji Santoso Butuh Sosok Pengganti Samsul Arif untuk Sempurnakan Persebaya

Liga Indonesia
Jadwal SEA Games 2021: Peluang Emas Indonesia dari 4 Cabor, Bulu Tangkis Tanding

Jadwal SEA Games 2021: Peluang Emas Indonesia dari 4 Cabor, Bulu Tangkis Tanding

Sports
David Rumakiek Tak Terbebani Status Suksesor Ardi Idrus

David Rumakiek Tak Terbebani Status Suksesor Ardi Idrus

Liga Indonesia
Duo Brasil Dipastikan Absen dalam Sesi Latihan Perdana Persib

Duo Brasil Dipastikan Absen dalam Sesi Latihan Perdana Persib

Liga Indonesia
Semifinal SEA Games 2021, Pelatih Thailand Ungkap Satu Keuntungan Jelang Lawan Indonesia

Semifinal SEA Games 2021, Pelatih Thailand Ungkap Satu Keuntungan Jelang Lawan Indonesia

Liga Indonesia
Giliran Yohanes Pahabol Tinggalkan Persipura Jayapura

Giliran Yohanes Pahabol Tinggalkan Persipura Jayapura

Liga Indonesia
SEA Games 2021: Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Terkuat, Bahkan Melebihi Vietnam

SEA Games 2021: Pelatih Thailand Sebut Indonesia Tim Terkuat, Bahkan Melebihi Vietnam

Liga Indonesia
Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Thailand, Vietnam Vs Malaysia

Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Thailand, Vietnam Vs Malaysia

Liga Indonesia
Drama Final Pencak Silat SEA Games 2021: Pelatih Emosi, Emas Luput di Detik Akhir, Indonesia Dirugikan?

Drama Final Pencak Silat SEA Games 2021: Pelatih Emosi, Emas Luput di Detik Akhir, Indonesia Dirugikan?

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Malaysia Keluar dari 5 Besar, Indonesia Bertahan

Klasemen Medali SEA Games 2021: Malaysia Keluar dari 5 Besar, Indonesia Bertahan

Sports
Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2021 Hari Ini, Indonesia Berjuang di Semifinal

Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2021 Hari Ini, Indonesia Berjuang di Semifinal

Badminton
Ada “Mata-mata” AC Milan di Laga Juventus Vs Lazio

Ada “Mata-mata” AC Milan di Laga Juventus Vs Lazio

Liga Italia
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.