Kompas.com - 29/03/2021, 23:52 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang menaruh harapan pada penduduk usia mudanya menjelang pergelaran Olimpiade Tokyo 2021.

Pada Juli 2021, Jepang melakukan vaksinasi untuk dua sasaran.

"Vaksin pada Juli 2021 untuk penduduk usia 16 tahun ke atas dan warga asing yang tinggal di Jepang," kata PM Yoshihide Suga.

Baca juga: Petugas Medis Olimpiade Tokyo Sudah Divaksinasi

Sejak Januari 2021, pemerintah Jepang menggencarkan vaksinasi untuk publik.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

"Vaksinasi ini berlaku untuk warga Jepang maupun warga asing yang tinggal di Jepang," kata pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Jepang, hari ini.

Khusus warga asing, pemerintah Jepang memberikan syarat khusus.

"Warga asing itu terdaftar di wilayah setempat," kata pernyataan itu.

Pemerintah Jepang juga mengatakan bahwa vaksinasi untuk seluruh warga itu sifatnya gratis.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X