Kompas.com - 05/03/2021, 21:08 WIB
Wasit Marco Fritz mengecek monitor VAR pada laga perempat final DFB Pokal, RB Leipzig vs Vfl Wolfsburg, di Leipzig, pada 3 Maret 2021. AFP/RONNY HARTMANNWasit Marco Fritz mengecek monitor VAR pada laga perempat final DFB Pokal, RB Leipzig vs Vfl Wolfsburg, di Leipzig, pada 3 Maret 2021.

KOMPAS.com - IFAB, badan yang membuat peraturan sepak bola, membuat penjelasan lebih lanjut perihal peraturan soal handball yang mengundang beberapa kontroversi musim ini, terutama di Liga Inggris.

Terkini, Fulham menjadi korban peraturan handball pada ajang Liga Inggris kontra Tottenham Hotspur pada Jumat (5/3/2021) dini hari WIB.

Fulham sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua laga di Craven Cottage tersebut.

Namun, gol Josh Maja dianulir setelah VAR menyatakan bola terlebih dulu mengenai tangan gelandang Fulham, Mario Lemina, dalam proses terjadinya gol.

Padahal, tangan sang gelandang berada persis di samping tubuhnya dan bola ditendang kencang ke arah sang pemain.

Laws of the Game memang dengan tegas menjelaskan bahwa handball akan terjadi apabila bola mengenai tangan pemain menyerang dalam proses terjadinya gol terlepas dari adanya faktor sengaja atau tidak.

Baca juga: Hasil Fulham Vs Tottenham, Drama VAR Selamatkan Pasukan Mourinho

Kontroversi pada laga ini dan beberapa laga berprofil tinggi lainnya memaksa IFAB untuk memberikan klarifikasi soal peraturan handball.

"Berhubung interpretasi insiden handball tidak selalu konsisten karena aplikasi tidak konsisten dari Laws of the Game, para anggota mengonfirmasi kalau tak semua sentuhan dari tangan/lengan pemain dengan bola merupakan pelanggaran," tulis pernyataan resmi IFAB di situs resmi mereka.

"Dikonfirmasi bahwa wasit-wasit harus menggunakan penilaian mereka dalam mennetukan validitas posisi tangan/lengan sehubungan dengan pergerakan pemain dalam situasi tertentu itu."

IFAB pun memberikan klarifikasi soal pelanggaran handball yang akan terjadi bila seorang pemain:

  • Menyentuh bola dengan sengaja bersama lengan/tangan mereka, contoh apabila menggerakkan tangan/lengan ke arah bola;
  • Menyentuh bola dengan tangan/lengan ketika hal itu membuat badan mereka menjadi lebih besar secara tidak natural. Seorang pemain dianggap membuat badan mereka menjadi lebih besar ketika posisi tangan/lengan tidak menjadi sebuah konsekuensi atau justifikasi pergerakan badan sang pemain dalam situasi spesifik itu. Para pemain mengambil risiko tangan mereka terkena bola atau diganjar pelanggaran bila tangan/lengan mereka berada di posisi tersebut;
  • Mencetak gol di paruh lapangan lawan:
  1. Langsung dari tangan/lengan, walau tak disengaja, termasuk dari kiper atau
  2. Secara langsung apabila bola menyentuh tangan/lengan, apabila itu tidak disengaja sekalipun.

Handball tak disengaja yang menyebabkan seorang rekan setim mencetak gol atau mempunyai kesempatan mencetak gol tak lagi dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

Klarifikasi lain yang diberikan adalah perihal hukum yang mencakup definisi handball di mana lengan berakhir di bawah ketiak yang harus digunakan untuk menentukan apakah seorang pemain berada dalam posisi offside.

Baca juga: Juventus Vs Spezia - Diwarnai Drama VAR, Cristiano Ronaldo dkk Menang Telak

IFAB dan para anggotanya juga menyatakan akan terus melanjuti uji coba pergantian pemain apabila ada tabrakan keras yang melibatkan kepala (concussion substitutes).

Uji coba ini dikatakan bakal berlanjut hingga Agustus 2022 dan terus diperkenalkan kepada kompetisi-kompetisi lain di negara-negara anggota FIFA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X